Menjadi Manusia Bermanfaat

  • Bagikan

Kata orang bijak, “Dalam hidup ini yang terpenting, bukan karena berapa banyaknya orang yang mengenal kita, namun seberapa banyak orang merasa bahagia karena mengenal kita dan seberapa bermanfaatnya kita bagi mereka.”

Menjadi orang bermanfaat buat orang lain, barangkali kadang tidak terpikirkan oleh sebagian orang. Namun sesungguhnya menjadi orang bermanfaat bagi orang lain sudah menjadi tuntunan dalam ajaran Islam.

Rasulullah SAW pun menegaskan, “Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (HR. Ad-Daruquthni dan Ath-Thabarani).

Pesan itu menyiratkan kepada kita, bahwa pada hakikatnya setiap manusia tidak boleh egois, dengan hanya mementingkan diri sendiri, tanpa pernah memikirkan orang lain.

Segenap ras manusia adalah anggota sebuah keluarga besar. Di atas sgalanya mereka berasal dari hakikat yang sama. Jika kau tak pernah merasakan derita orang yang tertindas dan teraniaya tidak patutlah kau disebut sebagai keturunan Adam.(Sa’di Shirazi)

Bagi orang ingin memberikan manfaat pada orang lain, sebenarnya banyak cara. Langkah yang bisa dilakukanb isa dengan menolong dalam bentuk tenaga, memberikan bantuan dalam bentuk materi.

Lalu memberi pinjaman, memberikan taushiyah keagamaan, meringankan beban penderitaan, membayarkan utang, memberi makan, hingga menyisihkan waktu untuk menunggu tetangga yang sakit.

Seorang anak buah bisa memberi manfaat pada pimpinannya dan perusahaan dengan jalan bekerja dengan baik dan memberikan pengabdian pada perusahaan.

Dilain sisi pimpinan yang baik juga bermanfaat bagi bawahannya, sebagaimana penguasa yang adil pun bermanfaat bagi rakyatnya.

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang membantu kesusahan seorang mukmin dari beberapa kesusahan dunia maka Allah akan membantu kesusahannya dari beberapa kesusahan pada hari kiamat. Dan, barang siapa yang m.eringankan beban orang kesulitan maka Allah akan meringankannya dalam urusan dunia dan akhirat.” (HR Muslim dan Ahmad). (*)

Penulis Taryono Asa Pemimpin Umum BERITA9 / Anggota Komisi Infokom MUI Pusat

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *