Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kades Hilimaenamolo Diancam 1 Tahun Bui

  • Bagikan
AD dua dari kiri saat dititipkan dilapas Telukdalam bersama empat orang tersangka lainnya. (Foto Istimewa)

BERITA9, NIAS SELATAN – Penyidik Polres Nias Selatan menyerahkan berkas kasus dugaan pengacaman Epifanus Dachi yang dilakukan oleh Kepala Desa Hilimaenamolo ke Kejaksaan Negeri. Tersangka diancam satu tahun penjara.

Hal ini disampaikan oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri Nias Selatan Satria D. Putra Zebua, SH, ketika dikonfirmasi oleh beberapa media diruang kerjanya, Jalan Diponegoro Nomor 97, Kelurahan Pasar Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Selasa (18/1/2022).

Satria menjelaskan, tersangka AD telah diserahkan oleh penyidik Polres Nias Selatan ke Kejari Nias Selatan atas dugaan pengacaman yang dilakukan kepada Epifanus Dakhi dan selanjutnya status tersangka beralih dari penyidik ke penuntut umum.

“Benar, hari ini tersangka AD yang juga menjabat sebagai kepala Desa Hilimaenamolo telah dilimpahkan oleh penyidik polres Nias Selatan dengan Nomor: Print – 34/L:2.30/Eoh:/01/2022 tanggal 18 Januari 2022,” terangnya.

Satria mengatakan tersangka dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Teluk Dalam selama 20 hari ke depan terhitung sejak tanggal 18 Januari 2022, untuk kemudian berkas perkaranya akan dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan.

“Rersangka telah dititipkan dilapas Telukdalam. AD diancam dengan hukuman 1 tahun sesuai Pasal 335 KUHPidana” ujarnya.

Seperti diketahui, tersangka AD yang merupakan Kepala Desa Hilimaenamolo dilaporkan oleh ED tentang peristiwa Pidana UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 335 ayat (1) dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/298/X/2021/SPKT/Polres Nias Selatan/Polda Sumatera Utara Tanggal 27 Oktober 2021. (*)

  • Bagikan