Gubsu Edy Perintahkan Anak Buah dan Warganya Tunduk Aturan PPKM

  • Bagikan
gubsu edy rahmayadi
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi (Foto dok BERITA9)

BERITA9, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta semua aparat dan warga se Provinsi Sumut tunduk pada ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III yang akan diberlakukan pemerintah pusat jelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Kata mantan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia itu, ketentuan tersebut merupakan upaya pemerintah agar masyarakat terbebas dari wabah pandemi covid 19 yang telah melanda Indonesia sejak dua tahun lalu.

Edy menyebut, hingga kini masih ada tiga daerah di Sumut menyandang status level 3. Gegara belum tercapainya target testing, tracing dan treatmen atau vaksinasi. Kata Gubsu, per tanggal 24 November 2021, ada tiga kasus penambahan pasien covid-19 di Kota Medan.

Baca Juga:

Mantan Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD itu meminta semua daerah mematuhi ketentuan PPKM agar laju penyebaran Covid-19 di Sumut bisa terkendali.

“Saya harap ketentuan PPKM kita patuhi, cermat melihat segala penambahan kasus, melakukan testing, tracing dan treatment sesuai ketentuan juga Prokes,” katanya di Medan, Rabu (24/11/2021).

Tercatat ada tiga kabupaten di Sumut yang sampai saat ini masih berstatus level 3 yakni Kabupaten Padanglawas, Padanglawas Utara dan Kota Tanjungbalai. Hal itu terungkap dari Instruksi Gubernur Sumut Nomor 188.54/49/INST/2021.

Baca Juga: Gubsu Sebut Tingkat Level PPKM Kota/Kab se Kepulauan Nias

Sedangkan untuk PPKM Level 2 disandang 21 kabupaten/kota, antara lain Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Langkat, Deliserdang, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, Toba, Mandailing Natal, Nias Selatan, Humbang Hasundutan, Samosir, Batubara, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Nias Utara, Nias Barat, Kota Medan, Pematangsiantar, dan Padangsidimpuan.

Sedangkan untuk level 1 yaitu Kabupaten Nias, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Serdangbedagai, Kota Sibolga, Binjai, Tebingtinggi, dan Gunung Sitoli. “Penyebaran kasus kita sudah sangat menurun, kemarin itu penambahan ada 10 dan hari ini hanya tiga. Itu bisa kita tekan terus dengan mematuhi dan melaksanakan ketentuan di setiap level PPKM,” jelasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *