Tetap Waspada Walaupun Musuh Mulai Mundur

  • Bagikan
AA Gulo
Adrianus Aroziduhu Gulo (Foto dok pribadi)

Mengapa capaian vaksinasi rendah dan data tidak bisa dipublis? Bisa jadi uang APBD yang dialokasikan penanganan covid-19 lebih banyak digunakan untuk biaya operasional panitia.
Penulis; Adrianus Aroziduhu Gulo

Berdasarkan informasi dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Gunungsitoli melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Gunungsitoli tanggal 11 Maret 2022 menyampaikan informasi yang sangat menggembirakan sebagai berikut :

  1. Sudah lima hari terakhir tidak ada lagi penambahan paseien terkofirmasi positif covid-19 (sejak 6 Maret 2022).
  2. Sejak merebaknya covid-19 di Kota Gunungsitoli sudah 2.373 orang yang terkonfirmasi positif dan sudah dinyatakan sehat 2.317 orang serta jumlah yang meninggal dunia 57 orang (pada tahun 2022 belum ada yang meninggal karena covid-19 varian omicron).

Walaupun demikan tetap waspada, namanya saja musuh banyak akalnya dan sering mengubah bentuk. Dulu ia berbentuk delta, sekarang bentuk omicron. Bisa saja ada bentuk ketiga.

Selanjutnya Satuan Tugas Covid-19 Kota Gunungsotli mempublish capaian vaksinasi kepada masyarakat Kota Gunungsitoli hingga tanggal 10 Maret 2022 dengan rician sebagai berikut :

  1. Dosis pertama mencapai 81,68 persen
  2. Dosis kedua mencapai 71,96 persen,
  3. Dosis ketiga mencapai 7,06 persen.

Menurut penulis, capai vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua di Kota Gunungsitoli sangat tinggi dibanding dengan daerah lain. Hal ini merupakan indikator keseriusan Pemerintah Kota Gunungsitoli agar pandemi covid-19 segera berlalu.

Keseriusan Pemerintah kota Gunungsitoli perlu respon positif masyarakat untuk segera divaksin dan tetap penerapkan 5M, sehingga serangan balik dan mendadak covid-19 tidak mempan lagi.
Vaksin, selain mempekuat daya tahan tubuh dari serangan covid-19, juga kedepan merupakan syarat kepergian dalam wilayah Indonesia dan luar negeri.

Bagi yang sudah di vaksin 3 atau sering disebut booster (pendukung, penyokong) tidak diharuskan mengurus antigen dan PCR. Vaksinasi booster adalah upaya mengembalikan imunitas dan proteksi klinis yang menurun di populasi yang ditemukan berdasarkan hasil sero survei. Vaksinasi booster berbeda dengan istilah vaksinasi tambahan yang mungkin dibutuhkan saat imunitas individu tidak terbentuk dengan cukup setelah vaksinasi primer.

Selajutnya bahwa diluar dari beberapa manfaat vaksin booster dalam konteks kesehatan, vaksin booster secara tidak langsung dapat menjadi modal pemulihan ekonomi (penjelasan juru bicara Satgas Penaganan Covid 19, Prof.Wiku Adisasmito tanggal 11 Januari 2022 yang disiarkan kanal You Tube Sekretariat Presiden).

Menurut para pengamat ekonomi, dampak pandemi covid-19 sangat terasa bagi daerah yang dominan pertumbuhan ekonomi dan PAD dari sektor antara lain :

  1. Hotel mengalami penurunan orang yang menginap/tamu.
  2. Pariwisata sedikit orang mau wisata/piknik, apalagi dengan himbauan tetap berada dirumah.
  3. Tranportasi udara/laut/darat penumpang menurun drastis pada takut pergi.
  4. Tempat hiburan malam banyak yang tutup atau sekurang-kurangnya dibatasi waktu operasional sampai jam 12 malam.
  5. Resto dan rumah makan jam buka dibatasi dan dihimbau tidak makan di tempat tapi dibawa pulang (take away)
  6. Bioskop dan konser penontonnya dibatasi bahkan untuk konser ijinnya sulit karena bisa menimbulkan kerumunan.
  7. Mall dan retail banyak yang tutup karena dapat menimbulkan kerumunan.
  8. Tempat olah raga atau pusat kebugaran kegiatannya banyak yang ditunda, dan lain-lain.

Sektor inilah yang paling mersakan dampak covid-19. Apabila beberapa sektor di atas ada disebuah daerah atau kota dapat dipastikan selain pertumbuhan ekonominya melambat, juga PAD (pendapatan asli daerah) pasti berkurang.

  • Bagikan