Peta Sosiologi Kepemimpinan Polri dan Agenda Membangun Indonesia Maju

  • Bagikan
calon kapolri pengganti idham azis
Perwira Tinggi Polri yang kemungkinan besar salah satunya akan menggantikan posisi Jenderal Pol Idham Azis sebagai Kapolri. (Foto Google)

Peta sosiologi kepemimpinan Polri semakin menunjukkan kaderisasi dan regenerasi berjalan terencana dan terorganisasi di institusi Polri. Ada formasi, mutasi, promosi bintang tiga, bintang dua, bintang satu. Agenda ini menunjukkan “pesan dan pernyataan” positif simbolik dan otentik.

Inilah reformasi dan transformasi berbasis kualitas sumber daya manusia (SDM) dan institusi Polri dan serangkaian perwujudan komitmen menegakkan kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan berlangsung selama ini, termasuk saat kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis. 

Peta sosiologi kepemimpinan Polri, berdasarkan pada SDM kepemimpinan puncak, satuan wilayah, dan satuan kerja. Juga memiliki relasi dengan penguatan sistem politik hukum demokratik ; dan dengan sistem demokratik konstitusional Indonesia. Dengan Visi, Misi, dan Program Pemerintahan Presiden RI Jokowi : “Membangun Indonesia Maju”. 

Kebijakan Presiden RI Jokowi mengangkat Jenderal Pol. Idham Azis menjadi Kapolri, merupakan hak konstitusional (prerogatif) Presiden. Konstitusionalitas berproses setelah disetujui DPR-RI, berdasarkan usulan Presiden RI. Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis melakukan mutasi dan promosi beberapa jenderal. Ini hakekat dan bagian strategis pembangunan peta sosiologi kepemimpinan Polri.

Beberapa diangkat dalam jabatan bintang tiga, yaitu : Komjen Pol. Gatot Eddy Pramono (lulusan Akpol tahun 1988 A) menjadi Wakil Kapolri. Komjen Pol. Agus Andrianto (lulusan Akpol tahun 1989) menjadi Kabaharkam Polri. Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo (lulusan Akpol tahun 1991) menjadi Kabareskrim Polri. Kemudian Komjen Pol. Rycko Amelza Dahniel (lulusan Akpol tahun 1988 B) menjadi Kabaintelkam Polri.

Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, ada yang diangkat sebelumnya, jabatan bintang tiga, yaitu : Irwasum Polri Komjen Pol. Agung Budi Maryoto. Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Arief Sulistyanto. Jabatan bintang tiga, tersedia dua pos untuk masa terdekat ini karena ada yang menjadi punawirawan. 

Mutasi dan promosi berlangsung juga di jabatan eksternal Polri. Komjen Pol. Boy Rafli Amar (lulusan Akpol tahun 1988 A) menjadi Kepala BNPT-RI. Komjen Pol. Didid Widjanardi (lulusan Akpol tahun 1986) menjadi Sestama Lemhannas RI. Komjen Pol. Andap Budhi Revianto (lulusan Akpol tahun 1988 B) menjadi Irjen Kemenkumham RI. Komjen Pol. Bambang Sunarwibowo (lulusan Akpol tahun 1988 B) menjadi Sestama BIN-RI.

Sebelumnya, Komjen Pol. Firli Bahuri (lulusan Akpol tahun 1990) menjadi Ketua KPK-RI. Komjen Pol. Heru Winarko (lulusan Akpol tahun 1985) menjadi Kepala BNN-RI. Komjen Pol. Dharma Pongrekun (lulusan Akpol tahun 1988 A) menjadi Wakil Kepala BSSN-RI. 

Belum lama ini, berlangsung mutasi dan promosi. Mantan Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose (lulusan Akpol tahun 1988 A). Kini mengabdi di Mabes Polri, sembari menunggu penugasan dan penempatan selanjutnya. “Mungkin” salah seorang di antara beberapa jenderal bintang dua senior lainnya, yang akan “ditugaskan” nanti untuk “mengabdi” di jabatan bintang tiga. Ini merupakan hak, kewenangan, dan otoritas sepenuhnya Pimpinan Negara dan Pemerintah Nasional (Presiden RI) dan Pimpinan Institusi Polri (Kapolri).

Irjen Pol. Ahmad Dofiri (lulusan Akpol tahun 1989) menjadi Kapolda Jabar. Irjen Pol. Muhammad Fadil Imran (lulusan Akpol tahun 1991) menjadi Kapolda Metro Jaya. Irjen Pol. Nico Afinta (lulusan Akpol tahun 1992) menjadi Kapolda Jatim. Irjen Pol. Albertus Rachmat Wibowo (lulusan Akpol tahun 1993) menjadi Kapolda Jambi. Irjen Pol. Ferdy Sambo (lulusan Akpol tahun 1994) menjadi Kepala Divisi (Kadiv) Propam Polri. Irjen Pol. Suwondo Nainggolan (lulusan Akpol tahun 1994) menjadi Kakor Binmas Baharkam Polri. 

Mutasi dan promosi jabatan menyentuh juga lulusan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS). Irjen Pol. Ahmad Luthfi (lulusan SIPSS tahun 1989) menjadi Kapolda Jateng. Irjen Pol. Rudy Heriyanto Adi Nugroho (lulusan SIPSS tahun 1993) menjadi Kapolda Banten.

Substansi ini perlambang nilai strategis dan pemakna dinamika variatif terhadap kepemimpinan Polri. Ini menunjukkan Peta Sosiologi Kepemimpinan Polri Dan Agenda Membangun Indonesia Maju. Pembangunan Indonesia Maju yang Berdaulat, Berdikari, dan Berkepribadian. Atmosfir pemetaan menuju percepatan, perkuatan, dan peningkatan pengabdian Polri bagi Pembangunan Indonesia Maju. Ini kerangka dasar dan orientasi fokus bagi pembangunan kualitas SDM dan institusi Polri.

Peta sosiologi kepemimpinan Polri tergambarkan karena pembangunan SDM dan institusi Polri berbasis sistem meritokrasi. Saya mengenal dekat dan sudah kenal lama dengan beberapa jenderal ini di atas (yang dipromosikan). Para jenderal ini adalah figur penting berpengalaman dan berprestasi.

Sehingga pilihan tepat…….

loading...
  • Bagikan