oleh

Opini Warda Larosa : Terpapar Covid-19 Bukan Aib

Sejatinya, virus itu bukanlah sebuah aib atau cela bagi si pasien, terlebih kepada keluarga besar RL. Karena itu, tidak perlu juga kita bersikap berlebihan dengan mengucilkan keluarga RL.
Penulis : Wardaniman Larosa.

Pada situasi new normal di Kota Gunungsitoli telah ramai di media sosial terkait adanya salah seorang warga Kota Gunungsitoli yang inisial RL baru pulang dari Kota Manado ke Kota Gunungsitoli diduga telah positif Covid-19 alias virus korona.

Pemberitaan tersebut telah viral di berbagai media lokal dan juga di media sosial semisal grop WhatsApps, sehingga tidak jarang terdapat statemen-statemen yang menyudutkan saudara kami RL dan keluarga besar, seolah-olah virus korona merupakan aib keluarga.

Cara masyarakat dalam menyikapi covid-19 begitu beragam, sehingga merepresentasikan sudah sejauh mana bangsa ini dewasa, serta menunjukan bagaimana eksistensi ideologi Pancasila apakah masih “terpatri” pada nurani setiap manusia Indonesia.

Selain itu, terdapat juga statemen dan isu yang diduga dikeluarkan oleh salah seorang pejabat pemerintahan kecamatan setempat untuk men-lockdown-kan salah satu desa tempat tinggal saudara RL.

Hal itu sebuah statemen yang terlalu berlebihan dan isu tersebut bertentangan dengan kebijakan pemerintah pusat yang menerapkan situasi new normal.

Oleh karena itu, penulis meminta seluruh masyarakat Kepulauan Nias, Sumatera Utara khususnya Kota Gunungsitoli untuk tetap waspada, tetapi tidak panik.

Penulis meminta warga tetap menjaga daya tahan tubuh, jaga jarak (physical distancing), menjaga jarak sosial alias social distancing dan wajib mengikuti protokol kesehatan.

Selain itu, penulis juga menghimbau kepada pemerintahan Kota Gunungsitoli, pemerintahan di tingkat Kecamatan Gunungsitoli Idanoi hingga pemerintahan desa BW untuk meredam pemberitaan atas isu-isu yang berlebihan agar tidak menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat Kota Gunungsitoli.

Penulis juga mengajak masyarakat untuk mendukung dan mendoakan kesembuhan saudara kita RL yang sedang di rawat RS Gunungsitoli dan tetap menjaga perasaan keluarga besar RL.

Penulis berkeyakinan, bahwa tidak ada seorang pun didunia ini yang menginginkan terpapar virus korona.

loading...

News Feed