Begini Pengakuan Pecatan TNI Yang Gabung ke Gerombolan Separatis Papua

  • Bagikan
lukius pengkhianat
Lucky Y Matuan alias Lukius bekas prajurit TNI yang dipecat dan bergabung dengan OPM (Foto Facebook)

BERITA9, PAPUA – Lucky Y Matuan alias Lukius bekas prajurit TNI yang dipecat dan memilih bergabung dengan gerombolan separatis Papua Merdeka, berkoar akan terus berperang melawan Indonesia sampai kiamat.

Lukius yang dipastikan kabur dari tugas alias kelana yudha lebih ayem bergabung dengan kelompok separatis bersenjata Papua dengan daerah operasi di Kabupaten Intan Jaya, Papua sejak bulan April silam.

Saat berhadapan dengan anggota kelompok separatis itu, Lukius beralasan dirinya bergabung bukan sebagai mata-mata TNI. Dia mengundurkan diri dari TNI dan bergabung ke gerombolan separatis merupakan panggilan nurani.

Baca Juga:

Separatis Papua Bakar Kantor AirNav Bandara Sugapa Papua

Kontak Tembak TNI-Polri VS Teroris Papua, 1 Prajurit Kena Peluru Tembus Perut

Dan kini si Lukius berkata, “Selamat pagi kakak tolong kasih keluar berita di mensos umum bawah saya keluar dari anggota TNI itu bukan mata-mata yang di pasang oleh pihak TNI- Polri, tapi saya keluar berjuang demi tanah air saya,” katanya.

Lalu si Lukius mengaku masih berhubungan keluarga dengan Undius Kogoya, komandan lapangan perang di Intan Jaya. “Seluruh Indonesia saat ini bingung. Jadi saya mau jelaskan di sini bahwa memang ayah saya dengan ayahnya kaka Undius Kogoya, almarhum Simon Kogoya (bersaudara) pahlawan yang pegang. Jadi perang ini saya yang pimpin karena saya sudah belajar selama lima tahun dengan Indonesia. Dan ilmu militer yang saya belajar itu yang saya terapkan di TPNPB KODAP VIII Intan Jaya,” jelasnya.

“Oleh karena itu, saya mau sampaikan bahwa pihak TNI-Polri yang mau datang silakan datang ke Intan Jaya. Dan saya bersama pasukan TPNPB akan jemput mereka,” katanya.

Baca Juga:

“Saya perang demi tanah air. Tapi jika belum ada pengakuan (merdeka) berarti saya perang terus sampai dunia kiamat. Itu prinsip saya. Dan sekarang saya atur strategies perang di Intan Jaya. Dan tidak akan berhenti perang (sampai kiamat),” katanya.

Lukius sudah dipecat dari TNI dengan pangkat terakhir Prajurit Satu karena kabur dalam tugas yang mensyaratkan jika dalam operasi tiga hari kabur maka dia dipecat. TNI menganggap tindakan Lukius sebagai sebuah pengkhianatan.

Apalagi, dia membelot ke kelompok OPM yang melawan negara. Hukumannya berat, dia jadi sasaran utama saat ini. Lukius sempat terlibat dalam penyerangan sejumlah Pos TNI  di Intan Jaya. Sebelum bergabung dengan TPNPB-OPM, Lukius merupakan personel Raider 400. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *