Proyek Jembatan Banyurejo Situbondo Molor

  • Bagikan

BERITA9, SITUBONDO – Program Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi ( PISEW ), Tahun Anggaran 2021, di Dusun Lesong Desa Sumberejo, dan Dusun Enoman, Desa Banyuputih, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo,  diprediksi molor dari 90 Hari Kerja.

Pantauan Berita9. Net, sejak Rabu 13 Oktober 2021, dilokasi, tidak nampak aktifitas pekerja, ada beberapa pekerja, melakukan pemasangan batu untuk tangkis jalan diantara jembatan.

Sementara pada Jembatan penghubung Dusun Enoman dan Dusun Lesong, yang memiliki panjang 20 meter dan lebar 3,4 meter masih belum terlihat para pekerja beraktifitas. 

Baca Juga :

Begitu juga pembangunan Plat Duiker, di Dusun Enoman Desa Banyuputih tepatnya, melintas pada saluran air Sampean Baru, dengan ukuran panjang 5 meter dan lebar 3,4 meter, juga masih terlihat mangkrak tanpa pekerja.

Kedua lokasi ini adalah satu paket dari Program Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi ( PISEW ) Tahun Anggaran 2021, dengan biaya fisik 590 juta rupiah.

Mangkraknya pekerjaan tersebut lantaran diduga masih menunggu dana di termin berikutnya. Ketua Pelaksana Proyek Hanip, membenarkan jika masih menunggu dana berikutnya.

“Untuk anggaran kedua masih diajukan, yang pertama sudah habis untuk dibelikan besi baja, dan dana untuk pembangunan itu tidak turun sekaligus 590 juta rupiah, jadi sambil kita bekerja, diikuti dengan pelaporan, untuk termin kedua baru diajukan,” katanya.

Baca Juga:

Lain lagi dengan keterangan anggota BPD Desa Sumberejo yang mengaku sebagai pengawas proyek dan Pelaksana lapangan saat ditemui di Kantor Desa Sumberejo, Kamis (14/10/2021), keduanya sempat khawatir proyek tersebut akan molor dalam waktu yang ditentukan yakni 90 hari kerja.

Ia mengaku, untuk biaya proyek tersebut, sudah tahap kedua, yang pertama sekitar Rp 240 juta sedangkan yang kedua sekitar Rp 180 juta jadi sudah keluar dana negara sebanyak Rp 420 juta.

“Saya bersama pelaksana dilapangan, berharap untuk dana tahap berikutnya, jalan penghubung atau proyek tersebut, bisa selesai sesuai rencana,” tegas Purwadi anggota BPD yang juga sebagai pengawas proyek. (red)

  • Bagikan