PT. BAP Lempar Janji Sembunyi Tangan, Korban Tipu-tipu Mulai Bernyanyi

  • Bagikan
Kiri; surat pernyataan Arwijo (Foto Sutikno/BERITA9) Kanan; Koenang, yang menurut Kades Sumberwaru, dirinya mengaku pejabat di Kementerian Keuangan. (Foto profil WhatsApp Koenang)

Surat pernyataan kedua, isinya sama hanya beda nominalnya yakni Rp.5 juta. Artinya, KHA telah menerima dana sebesar Rp.15 juta. Jumlah tersebut belum ditambah dengan uang FN sebanyak Rp16 juta. Dan uang dari warga Sumberwaru lainnya Rp4 juta yang dijanjikan mendapat bantuan sapi impor. Jadi total sementara uang yang diterima KHA sebanyak Rp35 juta.

Sementara itu, beberapa korban yang masih belum mengkonfirmasi diperkirakan jumlahnya cukup fantastis. Sebut saja, katanya, Kades Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, sudah menggelontorkan uang sebesar Rp 140 juta yang diduga mengalir ke kas PT. Bimantara, katanya dijanjikan bantuan infrastruktur.

Dilain tempat, sang pemain bernama Koenang saat dihubungi Kades Sumberwaru, berucap akan merealisasikan janjinya memberikan bantuan infrastruktur. Saat ditanya kepastian cairnya, Koenang malah berkelit dengan kalimat tidak jelas dan bernada marah.

“Pak Koenang semenjak habis terima dana dari saya, tidak bisa dihubungi dan nggak pernah menghubungi saya lagi, ini ada apa?,” tanya Imam Anshori Kades Sumberwaru.

Baca Juga: Camat Banyuputih, Pemerintah Tidak Tahu Program Bansos PT. BAP

Koenang yang menurut Imam Anshori mengaku sebagai orang Kementerian Keuangan, dibantah Hermanto rekan Arwijo. Menurutnya, Koenang betul orang PT. BAP tetapi tidak memiliki jabatan penting.

“Dia itu sama saja dengan yang lain Pak, broker alias calo. Dia orang biasa, bukan aparat,” pungkas Hermanto.

Saat dikonfirmasi, Koenang menolak memberi keterangan. Sama seperti si Bagus, ia meminta media ini menghubungi pimpinannya bernama Rahim. Keterangan berbeda diberikan si Bagus yang menyebut nama Ady sebagai pimpinannya

Saat ditanya nama yang benar pimpinan PT. BAP Ady atau Rahim. Kata Koenang ada dua pimpinan di perusahaan tersebut. “Betul pak, selain Ady ada Rahim, tadi saya sudah konfirmasi kepada beliau kalau ada yang tanya silahkan kekantor temui Rahim,” ucapnya.

Saat diminta nomor kontak keduanya, sebelas dua belas dengan si Bagus, Kunang menjawab, “Mohon maaf saya tidak bisa kasih no nya tanpa seijin beliaunya,” ucapnya mengelak. (*)

bersambung….

  • Bagikan