oleh

Sakit Parah di Malaysia, Pemerintah Diminta Pulangkan TKI Asal Situbondo

BERITA9, SITUBONDO – Seperti di beritakan sebelumnya, warga Situbondo Jawa Timur. Suhani sakit parah di Malaysia, keluarga berharap kepada Pemerintah untuk dipulangkan, dan penyakit yang dideritanya bisa disembuhkan.

Satu satunya harapan keluarga Suhani (50) kepada pemerintah pusat, provinsi Jawa Timur khusunya Pemkab Situbondo serta para relawan untuk memulangkan Suhani dari Malaysia.

Keterbatasan biaya serta tidak ada keluarga yang merawat selama di Malaysia, akan semakin lengkap penderitaannya, satu sisi ia harus bertaruh melawan penyakitnya disisi lain, untuk biaya hidupnya selama di Malaysia.

Busana (58) suami Suhani, tidak mampu berbuat banyak dengan kondisi istrinya di Malaysia, sementara ia sendiri memiliki keterbatasan fisik karena mengalami tuna netra ditambah ia tidak bekerja, untuk kelangsungan hidupnya saja dibantu warga sekitar.

“Jangankan untuk biaya rumah sakit disana, biaya hidup disinipun saya tidak bisa dengan kondisi saya seperti ini, kepada siapa saya harus minta tolong, biaya dan kalau bisa pulangkan istri saya,” ungkap Busana.

Rumah Suhani di Desa Pesanggrahan Kec Jangkar, Situbondo. (Foto: Sutikno/BERITA9)

Tim relawan pada Rabu (8/7/2020) mendatangi sejumlah instasi di Kecamatan Jangkar serta Kepala Desa Pesanggrahan melakukan kordinasi terkait keberadaan warga asal Kecamatan Jangkar di Malaysia.

Kunjungan BERITA9.NET bersama pengurus pusat IWS Akhlis Munazilin, dirumah keluarga Suhani yang dimasukkan oleh desa setempat sebagai warga kurang mampu.

Tim IWS dengan Muspika Kecamatan Jangkar. (Foto: Sutikno/BERITA9)

Kang Aklis, berharap agar Pemerintah, pihak Swasta serta para donatur, untuk membantu meringankan beban Suhani, selama masa perawatan disalah satu RS di Malaysia, lebih lagi bisa memulangkan yang bersangkutan ke kampung halamannya di Situbondo.

Baca Juga : Warga Situbondo Tak Beridentitas Sakit Parah di Malaysia

“Mereka termasuk warga miskin, intinya kepada siapapun kita wajib membantu, baik sesama warga Situbondo, sesama warga Indonesia serta sesama manusia semampunya bagi yang sedang membutuhkan,” katanya.

“Paling tidak untuk biaya pengobatan selama di Rumah sakit, lebih lebih bisa memulangkan yang bersangkutan ke Indonesia,” pungkas Kang Akhlis (*).

Laporan Biro Situbondo: Sutikno

loading...

News Feed