oleh

Wakil Walikota Probolinggo Berharap Agar Masyarakat Jangan Remehkan Covid -19

BERITA9, PROBOLINGGO – Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo, melalui Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 merilis data perkembangan melalui akun resmi Pemkot Probolinggo, Rabu (08/07/20) petang.

Dalam rilis tersebut disampaikan, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid – 19 semakin meningkat lantaran pemerintah melakukan tes cepat dan swab secara masif.

 Hal tersebut disampaikan langsung oleh wakil Satgas Percepatan Penanganan Covid -19 Mohammad Soufis Subri.“Ini (tes cepat dan swab) risiko. Tapi, sesuai amanat Bapak Wali Kota Hadi Zainal Abidin, Kota Probolinggo harus menunjukkan kondisi nyata masyarakatnya, ”ujarnya.

Hingga saat ini yang terkonfirmasi positif baru sebanyak 2 orang, dengan jumlah keseluruhan hingga sampai saat ini pasien yang positif Covid -19 di Kota Probolinggo mencapai 130 orang.

Pasien yang ada dalam perawatan ini ada 81 orang. Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Mohamad Saleh 44 orang, beristirahat di rumah aman yang diawasi ketat oleh tenaga kesehatan. Dirawat di Surabaya 3 orang, pulih 46 orang dan meninggal 3 orang.

Wakil Satgas yang juga Wakil Walikota Probolinggo, ini juga menyampaikan bahwa saat ini telah terjadi peningkatan yang sangat drastis.

“Normal baru jangan diartikan semua selesai dan meremehkan. Normal baru adalah sebuah konsep, yang menyikapi bagaimana hidup ke depan dengan layak mengedepankan protap Covid – 19. Sekarang banyak masyarakat sering kali meremehkan atau bahkan tidak percaya dengan adanya Covid -19,”tegasnya.

Lebih lanjut Subri mengatakan, Perwali yang sedang digodok ini sesuai dengan indikator yang diminta. Perwali ini berguna memayungi tindakan untuk masyarakat agar kekuatan hukumnya jelas. Sanksi yang diberikan tolong  dimaknai secara positif.

Subri juga memohon kepada seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi agar tidak memunculkan olahraga ini di pundak pemerintah saja. Pemerintah selalu berdiskusi, membahas bagaimana melakukan percepatan penanganan Covid -19 dari berbagai sisi.

“Tapi kami tetap semangat terus mengawal kebijakan Bapak Wali Kota untuk menyelamatkan warga Kota Probolinggo,” terang wakil Walikota Probolinggo, dalam rilis konferensi video (vidcon) itu.

Sementara itu, Juru bicara (Jubir) Satgas  Covid -19, dr Abraar HS Kuddah mengungkapkan harapannya agar semakin hari kesadaran masyarakat Kota Probolinggo semakin baik, maka harus berani melakukan pemeriksaan dan penelusuran. Makin banyak masyarakat yang sadar maka akan lebih membantu dalam proses perbaikan dan pembentukan antibodi, ”tuturnya. 

Seperti diketahui Vidcon tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Ninik Ira Wibawati dan Pelaksana Tugas (Plt ) Kepala Dinkes P2KB dr NH Hidayati. (red)

Laporan Biro Probolinggo : Joko Andi S.

loading...

News Feed