Warga Sumber Kencono Banyuwangi Protes, Limbah Tambak Sebabkan Bau Tak Sedap

  • Bagikan
Warga Desa Sumberkencono, Wongsorejo, Banyuwangi Protes, akibat limbah tambak yang sebabkan bau busuk. (Foto: Istimewa)

BERITA9, BANYUWANGI – Meluapnya air kurasan dari Tambak CV. Sumber Kencono yang berada di Desa Sumber Kencono, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, diduga berdampak pada tergenangnya permukiman. Dan akibatnya diduga menjadi penyebab kematian terhadap beberapa ternah milik warga.

Kejadian tersebut terjadi pada Pada Sabtu, 21 Mei 2022, sekira Pukul 17.00 WIB.

Hal tersebut disampaikan oleh Wawan, warga setempat. Menurutnya telah terjadi luapan air limbah tambak udang di Desa Sumber Kencono. Akibat luapan air limbah tersebut mengakibatkan budidaya rumput laut milik warga gagal panen.

“Tidak hanya budidaya rumput laut yang gagal panen, ada ayam, kambing milik warga yang mati karena diduga imbas luapan air limbah,” ujar Wawan. Rabu, (25/5/2022).

Wawan juga berkata, limbah tersebut juga berbau tidak nyaman, berbau busuk, sehingga menimbulkan keresahan pada warga sekitar. Warga merasa kepalanya pusing karena bau busuk tersebut.

“Sebenarnya warga sudah melaporkan hal tersebut kepada Pemerintah Desa (Pemdes) namun tidak ditanggapi,” ungkapnya.

Wawan mengaku jika ia bersama warga yang lain pernah menemui pihak pabrik atau perusahaan. Namun tidak mendapat titik temu. Dirinya sangat berharap jika pemerintah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuwangi segera turun tangan melihat kondisi tersebut.

“Kami harap DLH Banyuwangi segera turun kelapangan, guna melihat kondisi warga yang setiap hari menerima dampak bau tak sedap yang disebabkan oleh luapan air limbah udang,” pungkasnya.

Sementara Firda Direktur keuangan  Tambak CV. Sumber Kencono menjelaskan, jika pihaknya sedang menunggu kabar kelanjutan dari warga untuk dilakukan mediasi di desa. Karena itu intruksi dari DLH Banyuwangi kemarin setelah melakukan tinjau lapang,” Ungkap Firda.

Kata Firda, hasil mediasi belum ada mas, karena belum dilakukan, tapi kejadian tersebut baru pertama kalinya, tinggal bagaimana nanti keinginan warga semoga ada solusi yang baik dan permintaan warga itu apa akan coba kita penuhi,” Imbuhnya.

Terpisah, Hadi Cahyono Selaku Direktur Operasional ketika dikonfirmasi melalui sambungan whatsapnya mengaku sedang diluar kota.

” Saya masih diluar kota mas, kita ketemu Senin aja ya. Senin saya sudah di Banyuwangi kok, nanti saya kabari,”jawabpnya. (*)

Penulis: Abdul HarisEditor: Joko P
  • Bagikan