Warga Ring Satu Tambang Emas Banyuwangi Usir Konsultan PT Merdeka Cooper Gold

  • Bagikan

BERITA9, BANYUWANGI – Puluhan warga Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, lurug kantor desa setempat, Rabu (18/5/2022).

Masyarakat ring satu tambang emas PT Bumi Suksesindo ini marah lantaran Kades Sumberagung, Vivin Agustin, tak segera mengusir Eca alias Caesar Muhni Rizal, konsultan PT Merdeka Cooper Gold Tbk.

“Kalau nanti terjadi apa-apa jangan salahkan masyarakat. Karena pengkhianatan-pengkhianatan dari kepala desa selalu seperti itu,” ucap Paini, salah satu tokoh perempuan Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Emosi warga sekitar tambang emas gunung tumpang pitu ini memang cukup beralasan. Sebelumnya, antara warga dengan Kades Vivin Agustin, telah ada kesepakatan. Bahwa Pemerintah Desa Sumberagung, akan menutup kediaman serta mengusir Eca, si konsultan PT Merdeka Cooper Gold Tbk.

Namun apa yang terjadi?. Bukanya meminta hengkang, Vivin malah meminjamkan ruangan Babinsa dan Bhabin Kamtibmas Kantor Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, kepada si Eca. Maka sangat pantas amarah warga pun makin berkobar.

Niatan warga untuk mengusir Eca alias Caesah Muhni Rizal, yang merupakan konsultan PT Merdeka Cooper Gold Tbk, sebenarnya sudah tercetus sejak sebelum lebaran Idul Fitri 2022. Alasan mendasar, sejak kehadiran Eca, ketentraman masyarakat terusik.

Warga menduga Eca telah melakukan konspirasi jahat dengan Kades Vivin Agustin, hingga berakibat dicopotnya Fitri, dari jabatan Kepala Dusun Pancer, Desa Sumberagung. Imbasnya, kondusifitas masyarakat diwilayah ring satu tambang emas PT Bumi Suksesindo langsung rusak.

Kedua, konsultan PT Merdeka Cooper Gold Tbk juga telah menyalurkan parsel lebaran yang isinya sangat melukai hati masyarakat. Kemasan kue berukuran mini atau ukuran Unyil. Itupun hanya segenggaman tangan. Lebih fatal, kue isi parsel lebaran dari konsultan PT Merdeka Cooper Gold Tbk, berbau tengik, tidak layak konsumsi dan sebagian diduga membahayakan kesehatan.

Puncaknya, Eca, si konsultan PT Merdeka Cooper Gold Tbk, meminjam ruang Babinsa dan Bhabin Kamtibmas Desa Sumberagung, untuk ngantor. Sontak preseden negatif pun muncul. Bahwa sebuah perusahaan tambang emas seakan tak mampu menyewa kantor disekitar Kantor Desa Sumberagung.

Kepada awak media, Rusdi, tokoh pemuda Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, menegaskan bahwa dia bersama masyarakat lainnya sepakat menolak kehadiran Eca, si konsultan PT Merdeka Cooper Gold Tbk. Dan meminta agar Eca segera diusir dari Desa Sumberagung.

“Iya, kami minta Eca diusir,” katanya.

Keinginan warga Desa Sumberagung, untuk mengusir Eca semakin kuat ketika nama Eca alias Caesar Muhni Rizal, diduga sangat identik dengan otak kasus penyelundupan ribuan iPhone dan Blacberry via Bandara Lombok dan Bandara Palembang, Sumatera Selatan.

Diduga dia merupakan ahli suap, yang piawai mengkondisikan pejabat, sehingga mampu mengkondisikan oknum aparat petugas Bea Cukai dikedua bandara.
Selain minta Eca segera diusir, masyarakat juga mendesak Kades Sumberagung, Vivin Agustin, mengembalikan Fitri kepada jabatan sebelumnya. Yakni sebagai Kadus Pancer.

Sayang saat warga meluruk kantor Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Kades Vivin Agustin, sedang tidak berada ditempat. Dia disebut sedang bertugas keluar kota di Probolinggo. (*)

  • Bagikan