Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Kalipuro Bersih Kukuh Menutup Jalan Alternatif

  • Bagikan

BERITA9, BANYUWANGI – Warga  Krajan, Kelurahan Kalipuro, Kecamatan, Kalipuro Kabupaten Banyuwangi, Jawa timur. Masih bersikukuh menutup  jalan alternatif menggunakan tumpukan batu. Mereka menutup jalan tersebut karena menuntut perbaikan jalan dari pemerintah.

“Kami akan menutup jalan tersebut hingga mendapat jawabpan dari Pemerintah,” ujara S, warga setempat kepada wartawan. Selasa, (5/10/2021).

Menurut S, dalam hasil musyawarah warga tetap sepakat jika jalan tersebut tidak mau dibangun dengan menggunakan paving, melainkan di hotmic.

“Warga tetap berharap jika jalan tersebut di aspal Hotmic,” ungkapnya.

Sementara  camat Kalipuro  Henry Suhartono Menyampaikan, untuk Peningkatan jalan tidak harus di Hotmic, ada beberapa ruas jalan yang memang  harus di Hotmic dan di paving.

Sedangkan di kelurahan  Kalipuro  itukan jalan lingkungan,  oleh karena itu di ajukan paving. Kenapa ? karena kebutuhan jalan di Kabupaten  Banyuwangi itu banyak yang di bangun, sedangkan  ruas jalan kita banyak yang di usulkan supaya  bisa  mencukupi dari pada kebutuhan anggaran yang  di minta masyarakat yang di ajukan. Maka  yang penting  bisa difungsikan dan di manfaatkan oleh masyarakat semua,”ujar Henry saat ditemui di ruang kerjanya,”selasa ( 5/10/2021).

Masih lanjut Henry, sedangkan paving sendiri manfaatnya banyak satu resapan  juga  Lebih murah, gampang dan juga perawatanya lebih mudah  dan juga tidak ribet.  Sedangkan aspal hotmic kalau ada kerusakan ada  lubang sedikit, perbaikannya  tidak gampang dan   bila jalan  sudah lubang  tetapi butuh   banyak proses  tidak seperti paving.

“Kita juga ikut peran serta merawat bila ada mobil kontainier lewat di daerah lingkungan Krajan kan tidak mungkin. Sedangkan di Kalipuro ini kelas 3, jadi kita mengharap pada masyarakat, mari kita saling menjaga untuk bisa merawat baik paving atau hotmic,” ungkapnya.

Camat Kalipuro tersebut menambah, pengajuan perbaikan jalan dilingkungan Krajan, Kelurahan Kaliputo kemarin masih di tangguhkan, bukan tidak di terima sedangkan dari kami pihak Kecamatan sudah bersurat kepada Dinas PU CKPP jadi masih di proses untuk ditindak lanjuti dan bisa di kerjakan.

 “Kami pihak Kecamatan sudah berkirim surat ke Dinas PU CKPP, dab masih proses,”tambahnya. (*)

Reporter:. Abdul Haris.

loading...
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *