Soal Surat Mobil Desa, Kades Plampangrejo Banyuwangi Mengaku Belum Dikirim

  • Bagikan

BERITA9, BANYUWANGI – Persoalan pengadaan mobil Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terus bergulir. 

Beberapa hari yang lalu masyarakat Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, menanyakan kejelasan dan keabsahan mobil desa Plampangrejo. Pasalnya, selain diduga ada kejanggalan dalam penganggaran mobil desa tersebut. Mobil desa yang dianggarkan melalui Anggaran Desa (DD) dikirim juga tidak dilengkapi dokumen.

Sebelumnya, Masyarakat Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur, meminta Pemerintah Desa (Pemdes) Plampangrejo terbuka soal pengadaan Mobil desa.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ponirin, Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Desa Plampangrejo, kepada wartawan pada Selasa, (21/6/2022).

“Kami berharap Pemdes terbuka dan blak blakan soal mobil desa dihadapan masyarakat,” katanya.

Menurut Ponirin, dalam pengadaan mobil desa Plampangrejo, dari awal sudah ada kejanggalan. Mobil desa dianggarkan pada tahun anggaran 2020-2021 namun mobil baru dikirim pada tahun 2022. Nah ini kan sudah melewati tahun anggaran. Terus selama ini dana tersebut berhenti atau mengendap kemana ?.

“Anehnya lagi, kendaraan dikirim tanpa dilengkapi surat surat, seperti faktur dan lain lain,” ujarnya.

Ponirin, mengungkapkan jika pengiriman mobil biasanya dilengkapi dengan faktur, karena faktur tersebut guna memproses keluarnya STNK dan BPKB. Jika STNK dan BPKB belum keluar kami sangat memahami karena masih proses.

“Kami menunggu sampai tanggal 24 Juni 2022 ini. Jika pada tanggal 24 ini tidak ada kejelasan soal mobil desa tersebut, maka kami akan pertanyakan kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan juga Pemdes Plampangrejo,” ungkap Ponirin, Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Desa Plampangrejo.

Kata Ponirin, dirinya bersama dengan masyarakat Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring lainya mengancam akan mengambil langkah jika Pemdes  tidak bisa memberikan penjelasan yang kongkrit soal pengadaan mobil desa tersebut.

“Tentunya, kami  bersama warga Plampangrejo yang lain akan mengambil langkah jika Pemdes tidak bisa menjelaskan secara real soal pengadaan mobil desa,” paparnya.

Sementara Yudi Wiyono, Kepala Desa (Kades) Plampangrejo, Banyuwangi saat dikonfirmasi soal surat mobil desa melalui sambungan Whatsapnya mengaku jika surat mobil tersebut belum dikirim.

“Belum mas, belum jadi ngirim orange. Masih nganter di Situbondo, katanya habis itu langsung Banyuwangi,” ucap Yudi Wiyono, Kades Plampangrejo, Cluring, Banyuwangi. Kamis, (23/6/2022).

Saat disingung apa alasanya pihak pengadaan tidak mengirim, Yudi Wiyono, Kades Plampangrejo, mengaku jika dirinya tidak menanyakan hal itu.

“Mboten tangklet nggih mas, ngapunten (Tidak tanya mas, minta maaf) ,” jawab Kades Cluring.

Sebelumnya Kades Plampangrejo, kepada wartawan mengaku jika surat – surat mobil tersebut akan dikirim oleh pihak pengadaan pada Rabu 22 Juni 2022. Namun hingga saat ini surat mobil tersebut tidak dikirim.

Kepada awak media Kades yang akrab disapa Yudi ini akan mengatakan kepada apa adanya jika ada warga yang tanya.

“Nggih kulo sampeaken nopo entene mas, pripun maleh. (Ya saya sampaikan apa adanya mas, gimana lagi),” pungkasnya. (*)

Penulis: Joko PrasetyoEditor: HWI
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.