oleh

Soal Dugaan Pembuangan Limbah Kelaut, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Segera Minta Komisi 2 Melakukan Sidak

BERITA9, BANYUWANGI – Keluhan warga nelayan di kawasan Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, mendapat respon dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi Michael Edy Hariyanto.

Seperti diketahui para nelayan Muncar yang mayoritas kaum wong cilik ini mengeluh atas ulah perusahan – perusahaan pengalengan dan Penepungan ikan nakal yang membuang limbah kelaut. Dan akibat pembuangan limbah kelaut tersebut para nelayan mengalami tubuhnya gatal – gatal.

” Pencemaran laut tidak bisa dibiarkan,” ucap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi Michael Edy Hariyanto. Rabu, (31/3/2021).

Wakil Ketua DPRD itu menyebut, dirinya sangat menghargai pengusaha dan investor di Kabupaten Banyuwangi, bahkan ia akan melindungi investor/pengusaha supaya aman bekerja di Bumi Blambangan, tapi pengusaha tidak boleh merugikan masyarakat Lokal, apalagi terjadi pencemaran yang merugikan para nelayan.

” Pengusaha tidak boleh merugikan masyarakat. Apalagi hingga terjadi pencemaran air laut yang merugikan para nelayan,” ungkap Michael.

Kata Michael Edy Hariyanto, pihaknya akan meminta kepada Komisi 2 untuk melakukan sidak.

“Karena ini menyangkut nasib masyarakat, kami akan segera meminta kepada komisi 2 untuk melakukan sidak pada pabrik – pabrik yang telah membuang limbahnya kelaut,” tegas Wakil Ketua DPRD sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi.

Diberitakan sebelumnya sehari setelah mendapat laporan masyarakat, pihak Dinas lingkungan hidup (DLH) Kabupaten Banyuwangi melalui bidang pengawasan langsung turun ke lokasi yang diduga menjadi Sumber pembuangan limbah ke laut.

Bersama warga atau nelayan pesisir Dusun Sampangam, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Dinas Lingkungan Hidup langsung meninjau lokasi. (30/3/2021).

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuwangi  Chusnul Hotimah, saat di konfirmasi melalui jaringan selulernya menuturkan bahwa tim dari dinas sudah turun ke lokasi.

“Kemarin staf bidang pengawasan sudah tinjau lapangan dan ketemu warga serta kepala Desa kedungrejo, Di sana  Melihat limbah yang ke pantai, kami saat ini masih Perlu telusuri sumbernya.” ujar Chusnul.

Kemudian, Masih menurut Chusnul, dirinya meminta masyarakat untuk membantu mencari sumber limbah.

“Tim meminta kepada warga untuk membantu mencari Sumbernya, Karena kasusnya dugaannya pembuangan limbah itu dilakukan malam hari.” jelasnya.

Tak Hanya itu, Kepala Dinas lingkungan hidup Kabupaten Banyuwangi ini juga menyebarkan laporan warga tersebut ke APPI (Asosiasi Pengalengan dan Penepungan Ikan).

“Selain itu, Info atau pengaduan masyarakat juga sudah saya share  ke ketua APPI, Saya minta untuk diteruskan ke semua anggota APPI agar mereka tahu bahwa apa yang mereka lakukan sesungguhnya diawasi oleh masyarakat sekitar atau nelayan.” pungkasnya. (*).

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed