Soal Dugaan Korupsi, Camat Pesanggaran Banyuwangi Coba Suap Wartawan

  • Bagikan

BERITA9, BANYUWANGICamat Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, Sugiyo Darmawan, diduga mencoba menyuap wartawan. Dia mengiming-iming sejumlah uang dengan harapan awak media menghentikan pemberitaan.

“Kalau bisa bagaimana caranya agar pemberitaan tidak lanjut,” katanya saat ditemui sejumlah awak media, Rabu (20/10/2021).

Seperti diketahui, Camat Sugiyo Darmawan, pada tanggal 8 September 2021, telah dilaporkan ke Polresta Banyuwangi. Pelapor adalah Subur Rianto, warga Dusun Krajan, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran.

Baca Juga: Diduga Korupsi Rantang Kasih, CSR dan Anggaran Covid-19, Camat Pesanggaran Banyuwangi Dilaporkan Polisi

Dalam laporan camat diduga telah melakukan penyalahgunaan wewenang dan jabatan serta terindikasi melakukan tiga jenis tindak pidana korupsi.

Terkait anggaran rumah isolasi mandiri Covid-19 Kecamatan Pesanggaran, program rantang kasih dan anggaran operasional ambulance CSR PT Bumi Suksesindo (PT BSI).

Saat ditemui wartawan, Camat Sugiyo Darmawan meminta agar pemberitaan tidak dilanjutkan.

Baca Juga: Isu Tambang Menguat Ditengah Upaya Warga Pulau Merah Mendapatkan Air Bersih, Pemda Diam?

Bahkan, guna mempengaruhi independensi jurnalis, dia mengaku akan memberikan imbalan sejumlah uang.

Dia berdalih tindakan tersebut dilakukan lantaran ingin fokus pada proses hukum yang sedang berjalan. Serta demi menjaga stabilitas dan kondusifitas masyarakat.

Dalam tatap muka ini, Sugiyo Darmawan juga membahas terkait polemik program air bersih Rowo Rejo-Pulau Merah.

Baca Juga: Belenggu Pelanggaran HAM Air Bersih Pulau Merah Banyuwangi

Menurutnya, polemik yang terjadi sebenarnya cukup tidak masuk akal. Karena pelaku aksi penolakan adalah masyarakar lain lingkungan.

“Pembuatan sumur bor dilakukan di Rowo Rejo. Rencananya air bersih akan dimanfaatkan untuk masyarakat Rowo Rejo dan Pulau Merah. Yang menolak itu warga (Lingkungan) Pancer,” jelasnya. (*)

  • Bagikan