PT BSI Terus Komitmen Dukung Perkembangan Pariwisata di Banyuwangi

  • Bagikan

BERITA9, BANYUWANGI – Ajang bergengsi Indonesian Fire & Rescue Challenge (IFRC) ke 19, telah dimulai pada Minggu, (13/11/2022). Perusahaan tambang emas PT Bumi Suksesindo (PT BSI) menjadi tuan rumah ajang bergengsi yang diikuti oleh 24 tim dari perusahaan tambang migas seluruh Indonesia.

Digelarnya IFRC tersebut merupakan bentuk komitmen PT BSI dalam mendukung perkembangan pariwisata di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Bentuk dukungan tersebut dilakukan melalui pemilihan venue acara IFRC ke-19 di sejumlah tempat wisata ikonik di Banyuwangi sehingga para peserta yang hadir dari seluruh Indonesia dapat mengenal lebih dekat lokasi-lokasi wisata di daerah tersebut.

“Melalu IFRC ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap perkembangan pariwisata di Kabupaten Banyuwangi,” ucap Riyadi Effendi, Direktur PT BSI. Selasa, (15/11/2022).

Kata Riyadi Effendi, pada awalnya, kegiatan IFRC kali ini akan diadakan di dalam site PT BSI. Namun, melihat antusiasme peserta yang begitu tinggi dari berbagai daerah, Perusahaan pun menambah jumlah venue untuk acara tersebut.

“Antusias peserta yang sangat luar biasa, maka perusahaan menambah jumlah venue untuk kegiatan IFRC,” ujarnya.

Direktur PT BSI itu mengungkapkan, kami melihat potensi pariwisata di Banyuwangi ini sangat besar, termasuk salah satunya di Pantai Pulau Merah yang terletak dekat dengan lokasi site PT BSI. Pantai ini sangat indah dan sering dikunjungi masyarakat lokal, nasional, bahkan wisatawan asing.

“Salah satu potensi wisata adalah Pulau Merah (PM), karena pantai PM sangat indah dan sering dikunjungi wisatawan lokal, nasional dan juga wisatawan asing,” ungkapnya.

Adapun, empat venue utama yang telah disiapkan Perusahaan untuk acara IFRC ke-19 ini adalah fasilitas training ground di dalam area site PT BSI, area wisata Pulau Merah, Pantai Marina Boom Banyuwangi, dan Gedung Wanita Banyuwangi. 

Sebagai gambaran, IFRC kali ini diikuti oleh 24 tim perwakilan sejumlah perusahaan dari seluruh Indonesia. Acara ini merupakan wadah saling belajar dan berbagi ilmu rescue tingkat lanjut serta teknologi dan kerja sama untuk mencegah korban jiwa dan cidera dalam melakukan operasi penyelamatan. 

Salah satu tujuan IFRC adalah untuk mempromosikan pencegahan cidera, melalui edukasi dan kesiapsiagaan bagi semua tim dengan memperkenalkan serta membangun konsep tingkat nasional dan internasional.

“Kami berharap ajang IFRC ke-19 akan memberikan dampak positif bagi Banyuwangi, salah satunya agar wisata dan budayanya semakin dikenal di tingkat nasional. Selain itu, para tamu dan peserta memperoleh kesan positif tentang Banyuwangi, sehingga bisa kembali lagi di lain waktu,” tuturnya.

Adapun, acara IFRC ke-19 resmi dimulai pada hari ini, Selasa, 14 November 2022 hingga sepekan ke depan dan ditutup pada 22 November 2022. Perusahaan berharap acara ini akan mendorong geliat perekonomian masyarakat lokal di sekitar daerah wisata yang sempat terpuruk karena dihantam pandemi COVID-19.

Salah satu contohnya adalah selama mengikuti acara pembukaan dan challenge kesatu sampai kelima, para peserta akan tinggal di sekitar lokasi wisata Pulau Merah yang selama ini dikelola oleh masyarakat lokal dan terus didukung pengembangannya oleh PT BSI.

“Kami telah mempersiapkan vila-vila dan homestay-homestay yang ada di sekitar lokasi wisata untuk para peserta beristirahat dan bermalam. Kami berharap hal ini akan berdampak positif bagi masyarakat sekitar,” paparnya.

Bukti komitmen Perusahaan terhadap pengembangan wisata di sekitar site dapat dilihat dari pembangunan infrastruktur untuk menunjang peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat yang masih menjadi porsi terbesar dari keseluruhan investasi sosial. 

Perusahaan telah melakukan pembangunan jalan Pulau Merah–Rowojambe yang akan memperlancar arus perekonomian, baik pertanian, perikanan, dan pariwisata ke dan dari lokasi pariwisata Pulau Merah dan Pantai Mustika.

“Perusahaan juga tengah melakukan pengecoran jalan dari Sumberagung ke Sumbermulyo. Peningkatan kualitas infrastruktur jalan ini diharapkan akan menambah kenyamanan akses menuju lokasi-lokasi wisata ikonik di sekitar wilayah site PT BSI, sehingga kami harapkan kunjungan wisata akan terus meningkat,” tambahnya.

Adapun, bagi masyarakat umum yang ingin menyaksikan IFRC ke-19, PT BSI telah menyiapkan tim multimedia untuk menyiarkan seluruh rangkaian acara ini melalui saluran live streaming. Selain itu, Perusahaan juga membuat aplikasi khusus untuk acara ini yang dapat digunakan untuk melakukan penilaian dan tes peserta. (*)

Penulis: Joko Prasetyo.Editor: HWI.
  • Bagikan