oleh

Proyek Jalan Wiroguno Makan Korban, Pejabat & Kontraktor Banyuwangi Tutup Mulut

BERITA9, BANYUWANGI – Pengerjaan proyek pembangunan jalan jembatan Wiroguno, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, makin menarik untuk disimak. Selain waktu pengerjaan molor, proyek senilai Rp 2,86 M dari anggaran APBD Kabupaten Banyuwangi tahun 2020 ini juga telah memakan korban nyawa pekerja.

Namun anehnya, seluruh pihak terkait termasuk Dinas PU Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman Banyuwangi, selaku pemilik pekerjaan, kompak tutup mulut.

Tender proyek pembangunan jembatan Wiroguno – Terminal Wiroguno, di Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, ini dimenangkan oleh PT Bangun Surya Tunas Mandiri dan sebagai konsultan PT Pradnya Paramita Konsultan.

Proyek dibawah naungan Dinas PU Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman Banyuwangi tersebut senilai Rp 2,86 milyar. Waktu pelaksanaan proyek selama 98 hari kalender, dimulai 9 September 2020. Namun kontraktor pemenang tender justru baru memulai pekerjaan sekitar bulan Oktober 2020.

Dan pada Jumat, 2 Oktober 2020, kecelakaan kerja yang fatal terjadi di proyek pembangunan jalan jembatan Wiroguno ini.

Baca Juga: Pekerja Tewas, Ini Pengakuan Dinas PU Cipta Karya Banyuwangi

Diduga karena tidak dilengkapi alat keselamatan, 3 orang pekerja tersengat arus listrik tegangan tinggi saat sedang memindahkan tiang LPJU.

Akibatnya, 1 orang pekerja atas nama Diki Wahyudi (22) tewas dan 2 orang lainnya Deni Darmawan (26) dan Jaya (30) mengalami luka ringan. mengalami luka ringan.

“Satu orang pekerja proyek meninggal dunia karena kesetrum,” ucap Ahmad, pemuda asal Kecamatan Tegalsari, Rabu (7/10/2020).

Insiden memakan korban jiwa ditangani Polsek Tegalsari. Polisi juga memasang police line pada alat berat excavator yang digunakan ketiga pekerja nahas saat memindah tiang LPJU. 

Imbasnya dari kecelakaan kerja maut, proses pengerjaan proyek pembangunan jalan jembatan Wiroguno harus terhenti.

Terkait pengerjaan yang molor serta penyebab kecelakaan kerja, kontraktor dan kosultan proyek, belum bisa dikonfirmasi. Keduanya enggan menjawab pertanyaan dari wartawan.

Kepala Dinas PU Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman Banyuwangi, Danang Hartanto. Pertanyaan wartawan melalui pesan Whatsaps hanya di baca tanpa diberi jawaban. (red)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed