Minta Toko Minol Ditutup, Warga Genteng Wetan Banyuwangi Akan Gelar Aksi

  • Bagikan

BERITA9, BANYUWANGI – Koordinator warga Desa Genteng Wetan, Haidori memastikan rencana aksi demonstrasi dengan mengerahkan ribuan massa bakal terlaksana.

Rencananya, aksi unjuk rasa tokoh agama, tokoh masyarakat akan dilaksanakan selepas sholat Jum’at (29/7/2022) siang.

“Aksi massa tuntut penutupan toko Banyu Rejeki itu insya Alloh terlaksana, waktunya habis sholat Jum’at,” kata Haidori kepada wartawan.

Haidori yang juga Takmir Masjid Baiturrahman Genteng mengungkapkan nantinya aksi massa itu akan diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik serta warga Desa Genteng Wetan.

“Sedikitnya ada 500 massa yang ikut aksi demo, tuntut penutupan toko penjual Minol,” bebernya.

Menurut Dorik sapaan akrab Haidori, aksi massa ini dipicu pemilik toko penjual Minol tidak mengindahkan seruan Peraturan Bupati (Perbup) No 3 tahun 2022 tentang penjualan minuman beralkohol.

Disamping itu, warga Desa Genteng Wetan tidak ingin di wilayahnya ada yang berjualan makanan atau minuman yang memabukkan yang dilarang oleh agama.

“Sudah menjadi kesepakatan warga, tidak ingin ada toko Minol, apalagi sebelah toko itu ada tempat ibadah,” ungkapnya.

Rencananya, aksi massa besar-besaran itu berangkat dari Masjid Baiturrahman langsung menuju ke Toko Banyu Rejeki, usai menggelar orasi, akan bergeser ke Utara di Toko Banyu Rejeki yang ada di dekat kampus Ibrahimy.

“Demonstrasi yang digelar oleh warga Desa Genteng Wetan itu sebagai bukti penolakan adanya penjualan Miras atau Minol,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Selasa (26/7/2022) sekitar pukul 09.00 pagi. Puluhan warga Desa Genteng Wetan di Koordinatori, Haidori menghadiri undangan mediasi dengan pemilik toko Banyu Rejeki terkait penolakan penjualan Minuman Beralkohol (Minol) dari Camat Genteng, Satrio. 

Sayangnya, acara mediasi tersebut gagal dikarenakan pemilik toko Banyu Rejeki maupun kuasa hukumnya tidak hadir.

Tidak hadirnya pemilik toko Banyu Rejeki maupun kuasa hukumnya, membuat warga Genteng Wetan yang di Koordinatori Haidori sangat kecewa, dan sepakat melakukan aksi demonstrasi sebagai bentuk penolakan toko Minol di wilayah Genteng Wetan. (*)

Penulis: Joko PrasetyoEditor: HWI
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.