Komisi IV DPRD Situbondo Sosialisasi Tambang Pasir Manual

  • Bagikan

BERITA9, SITUBONDO – Komisi IV DPRD Situbondo bersama Kabid Dinas Pendidikan dan Kebudayaan turun ke lokasi tambang tradisional Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Selasa (27/9/2022).

Tambang tradisional atau galian pasir manual, di Dusun Melek, Desa Sumberejo, sempat di stop, dan lokasi dipagar Policline, lantaran di lokasi tambang ditemukan benda benda yang diduga peninggalan sejarah.

Temuan tersebut membuat Ketua Komisi IV. H. Lukman, bersama Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan dan sejumlah anggotanya, turun langsung ke lokasi, di Desa Sumberejo Kecamatan Banyuputih. 

Kedatangan mereka guna memastikan temuan benda kuno tersebut. Selain itu rombongan Komisi IV dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tersebut memberikan sosialisasi soal tambang galian pasir.

“DPRD Situbondo hadir berkontribusi dengan persolan yang ada, setidaknya bisa memahami seperti apa kondisi sebenarnya masyarakat dibawah. Kita jembatani sampai tidak ada yang merasa dirugikan, bisa diselesaikan dengan cara humanis antara masyarakat dan Pemerintah Daerah (Pemda), serta elemen – elemen lain,” Tegas Lukman, Ketua Komisi IV DPRD Situbondo.

Hadir dalam kunjungan tersebut diantaranya, pemilik lahan, pengelola tambang tradisional, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, tim cagar budaya Yayasan Museum Balumbung, Situbondo (TCB-YMBS). Jupel FPCB Banyuputih, Pemerintah Desa (Pemdes) Sumberejo, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Sumberejo.

Sementara Basri pengelola tambang pasir mengucapkan terima kasih kepada Ketua Komisi IV DPRD dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo, yang telah memberikan sosialisasi dalam pengelolaan tambang pasir manual.

“Terus terang kami tidak menghendaki atau berharap jika tambang ini ditutup. Terus terang ini urusan perut dan kami tidak tahu lagi harus bagaimana jika lahan ini ditutup,” Ujar Basri.(*)

Penulis: Sutikno.Editor: Joko Prasetyo.
  • Bagikan