Keren, Koordinator PKH Banyuwangi Selatan Ikut Rapat Konsolidasi Partai

  • Bagikan

BERITA9, BANYUWANGI – Apa yang dilakukan Mansur, koordinator Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) wilayah Banyuwangi selatan, ini mungkin bisa dibilang keren. Meski menyandang jabatan sebagai koordinator penyalur program bantuan pemerintah dibawah Kementrian Sosial, dia diduga menghadiri acara Konsolidasi Akbar Partai PDI Perjuangan, Dapil Jatim 3, yang digelar di Gor Tawang Alun, Senin malam, 13 Maret 2023 lalu.

Padahal, sesuai Pasal 10 huruf (f) Peraturan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Perdirjen) Nomor : 01/LJS/08/2018 tentang Kode Etik Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan, ditegaskan bahwa Pendamping PKH dilarang melakukan aktivitas dengan pihak-pihak yang berpotensi menimbulkan

benturan kepentingan.

Sementara dalam agenda konsolidasi akbar tersebut membahas strategi pemenangan partai. Dan pelaksanaan pun dilakukan secara tertutup.

Dugaan keikutsertaan Mansur dalam rapat konsolidasi partai PDI Perjuangan ini tersebar luas dari tampilan foto dalam pemberitaan salah satu media online.

Indikasi kecondongan Mansur, selaku koordinator Pendamping PKH wilayah Banyuwangi selatan, terhadap partai tertentu ini mendapat kritik pedas dari Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi, Ruliyono. Menurutnya, sebagai pendamping PKH apalagi menjabat sebagai koordinator, seharusnya Mansur tidak melakukan hal tersebut. Karena sudah bukan rahasia lagi, acara konsolidasi partai yang dilakukan secara tertutup tentunya hanya diikuti orang dalam.

“Lho tidak boleh itu,” tegasnya, Rabu (15/3/2023).

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Banyuwangi, Khoirul Hidayat, menyebut bahwa pihaknya baru mendengar kejadian ini. 

“Kabar ini akan kami tindak lanjuti. Kami akan mengklarifikasi kepada yang bersangkutan,” katanya.

Sementara itu, hingga saat ini Mansur, selaku koordinator Pendamping PKH wilayah Banyuwangi selatan belum bisa dikonfirmasi. Namun, terkait kehadirannya dalam agenda rapat konsolidasi akbar partai PDI Perjuangan, Dapil 3 Jatim, yang digelar di Gor Tawang Alun, Senin malam, 13 Maret 2023 lalu, menimbulkan banyak persepsi.

Terlebih seorang Pendamping PKH, yang merupakan penyalur program bantuan pemerintah, tentunya harus bisa menjalankan amanah dengan profesional dan independen. Dan ketika dia hadir dalam acara konsolidasi partai yang membahas strategi pemenangan dan dilaksanakan secara tertutup, apakah profesionalisme serta sikap independen tersebut masih ada?. 

Yang dikhawatirkan para pihak, jabatan yang emban oleh Mansur, dengan mengacu kehadirannya dalam rapat konsolidasi akbar partai politik, sangat berpotensi dijadikan alat untuk mengarahkan masyarakat penerima program bantuan pemerintah untuk menyalurkan suara atau untuk mendukung partai tertentu.

“Jika, dikhawatirkan tidak lagi independen, tidak profesional, dan bisa berimbas pada citra baik program bantuan pemerintah, mungkin lebih baik, Pendamping PKH ini dicopot saja,” ungkap Ahmad, salah satu masyarakat Banyuwangi. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *