Kejari Situbondo Tetapkan 6 Orang Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dilingkungan DLH

  • Bagikan

BERITA9, SITUBONDO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo, akhirnya menetapkan enam orang tersangka. Mereka ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana pengadaan dokumen UKL/UPL atau Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo yang menjadi syarat pengajuan pinjaman dana PEN oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, Jawa Timur, pada, Kamis (21/7/2022).

Tidak hanya menetapkan menjad tersangka, Kejari Sutubondo, juga langsung melakukan penahanan terhadap keenam orang tersangka, setelah sebelumnya sempat melakukan pemeriksaan secara maraton.

“Mulai hari ini hingga 20 hari ke depan kita lakukan penahanan. Ada enam orang tersangka dalam kasus tersebut. Empat dari unsur Pemerintah dan dua tersangka dari unsur penyedia, ” Nauli Rahim Siregar, SH, MH Kepala Kejaksaan Negeri Situbondo, melalui Kasi Pidana Khusus, Reza Aditya Wardana kepada sejumlah awak media.

Kata Reza Aditya Wardhana, dari empat orang tersangka di DLH diantaranya berinisial U, AS, S dan TW, serta dua orang tersangka yang diketahui sebagai rekanan penyedia berinisial YK dan YD.

“Atas ulah mereka negara mengalami kerugian senilai 800 jutaan,” katanya.

Seperti diketahui, Kejari Situbondo mengendus adanya kasus dugaan korupsi dana pembuatan dokumen UKL/UPL tahun anggaran 2021 pada DLH, senilai lebih dari Rp 800 jutaan.

Saat dilakukan penggeledahan di Kantor DLH Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, kurang lebih ada sekitar 5 boks berisi dokumen penting yang disita oleh petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo. (*)

Penulis: SutiknoEditor: Joko Prasetyo
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.