Gaduh Ring Satu Tambang Emas Banyuwangi, Aktivis Sosial Klarifikasi PT Merdeka Cooper Gold

  • Bagikan
Irwanto, Kordinator Aliansi Masyarakat Banyuwangi Peduli Investasi Berkeadilan. (Foto: Joko/Berita9).

BERITA9, BANYUWANGI – Irwanto, koordinator Aliansi Masyarakat Banyuwangi Peduli Investasi Berkeadilan, layangkan surat klarifikasi kepada PT Merdeka Cooper Gold Tbk. Klarifikasi tersebut merupakan buntut kegaduhan masyarakat diwilayah ring satu tambang emas PT Bumi Suksesindo, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur.

Dalam surat, aktivis sosial asal Desa Labanasem, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, sedikitnya mempertanyakan 3 hal. Pertama, terkait parsel lebaran berbau tengik, tidak layak konsumsi dan diduga membahayakan kesehatan. Tentang pinjam pakai ruangan Babinsa dan Bhabin Kamtibmas Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Dan terakhir, soal profil Eca alias Caesar Muhni Rizal, konsultan PT Merdeka Cooper Gold Tbk yang ditugaskan diwilayah ring satu tambang emas PT Bumi Suksesindo.
Untuk diketahui, tambang emas PT Bumi Suksesindo adalah anak perusahaan dari PT Merdeka Cooper Gold Tbk.

“Surat klarifikasi ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap investasi yang taat hukum serta mampu memberi manfaat kepada masyarakat sekitar,” ucap Irwanto, Selasa (17/5/2022).

Tentang parsel lebaran, mantan Presiden Mahasiswa Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba) tersebut meng klarifikasi apakah itu memang pemberian PT Merdeka Cooper Gold Tbk. Mengingat, bungkus parsel bergambar logo PT Merdeka Cooper Gold Tbk dan PT Bumi Suksesindo.

Hal ini dilakukan mengingat parsel lebaran yang diberikan kepada masyarakat ring satu tambang emas PT Bumi Suksesindo, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, pada jelang lebaran Idul Fitri 2022, sempat membuat gaduh dan emosi warga. Penyebabnya, kemasan kue isi parsel berukuran sangat mini alias ukuran Unyil, hanya segenggam tangan, sehingga dianggap tidak manusiawi.

“Jika dipikir-pikir, anggapan masyarakat memang sangat masuk akal. Mungkin masyarakat menganggap bahwa yang memberi parsel adalah tambang emas, tapi parselnya hanya seperti itu,” ungkapnya.

Tak hanya itu, masih Irwanto, kesaksian masyarakat, kue isi parsel juga berbau tengik alias tidak layak konsumsi. Dan bahkan ada dugaan kue isi parsel sempat membuat warga keracunan. 

“Klarifikasi kedua, kami mempertanyakan apakah benar surat ber KOP PT Merdeka Cooper Gold, untuk pinjam pakai ruangan Bhabinsa dan Bhabin Kamtibmas Desa Sumberagung, itu memang surat resmi dari PT Merdeka Cooper Gold. Karena kami menilai ini sangat menggelikan, masak sih investor tambang emas sampai pinjam ruangan di kantor desa, masak sih sewa bangunan sekitar kantor desa gak mampu,” ulasnya.

Surat pinjam pakai ruangan Babinsa dan Bhabin Kamtibmas Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, tertanggal 13 April 2022 dan ditandatangani oleh H Caesar Muhni Rizal, si konsultan PT Merdeka Cooper Gold Tbk. Lalu apakah memang benar bahwa Caesar Muhni Rizal adalah pegawai yang berwenang berkirim surat dengan menggunakan KOP PT Merdeka Cooper Gold Tbk.

Klarifikasi ketiga Aliansi Masyarakat Banyuwangi Peduli Investasi Berkeadilan, mempertanyakan profil Caesar Muhni Rizal, si konsultan PT Merdeka Cooper Gold Tbk. Pertanyaan tersebut dilontarkan menyusul munculnya dugaan bahwa sosok Caesar Muhni Rizal, terindikasi sebagai pelaku penyelundupan ribuan iPhone dan Blacberry via Bandara Lombok dan Bandara Palembang, Sumatera Selatan, sekitar tahun 2014 lalu. Dimana dia diduga merupakan ahli suap, sehingga mampu mengkondisikan oknum aparat petugas Bea Cukai dikedua bandara.

“Kami khawatir kondisi tersebut bisa menimbulkan imbas hingga pengaruh negatif kepada masyarakat Banyuwangi, khususnya mereka yang berdomisili diwilayah ring satu PT Bumi Suksesindo,” ujar Irwanto.

Sebagai masyarakat Banyuwangi, diharapkan PT Merdeka Cooper Gold Tbk, bisa segera menjawab surat klarifikasi yang dikirimkan Aliansi Masyarakat Banyuwangi Paduli Investasi Berkeadilan. Dengan harapan tidak akan ada lagi prasangka miring masyarakat terhadap pelaksanaan investasi tambang emas PT Bumi Suksesindo di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. (*)

Penulis: Joko PrasetyoEditor: HWI
  • Bagikan