Dugaan Pungli  PTSL Di Plampangrejo Banyuwangi Mencuat

  • Bagikan
Keterangan foto: Ilustrasi PTSL.

BERITA9, BANYUWANGI – Kabar dugaan Pungutan Liar (Pungli) Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur mencuat.

Selain biaya pendaftaran sebesar RP 150.000 (Seratus lima puluh)  masyarakat Desa Plampangrejo, Banyuwangi dikabarkan dimintai biaya tambahan Rp. 20.000 (Dua Puluh Ribu) dengan dalih beli map, materai dan foto Copy.

“Hal tersebut disampaikan oleh SM, warga Desa Plampangrejo, Kecamatan Cruring, Banyuwangi, kepada wartawan. Kamis, (24/6/2022).

Kata pria yang tidak mau disebutkan namanya tersebut, hingga saat ini masyarakat bertanya tanya. PTSL ini kan program pemerintah pusat, program presiden Jokowi, dan biayanya tidak boleh lebih dan dan tidak boleh kurang dari 150 ribu. Namun kenapa masyarakat masih dibebani biaya lagi sebesar 20 ribu.

“Sebenarnya warga tidak keberatan dengan biaya tambahan 20 ribu. Namun ini kan aturan dan undang – undang yang sudah ditentukan pemerintah pusat mas,” ujarnya.

SM, mengungkapkan, ya mohon maaf, jika kita lihat tambahan biaya, nominalnya tidak seberapa. Namun 20 ribu kali berapa ?, sedangkan peserta PTSL Desa Plampangrejo, Banyuwangi ini jumlahnya ribuan. Dan hingga saat ini dana tersebut tidak ada kejelasan.

Dan karena ramai jadi pembicaraan masyarakat, kabarnya sebagian dana tersebut dikembalikan 13 ribu. Ini masyarakat malah bingung, kok hanya dikembalikan sebagian dan hanya dikembalikan 13 ribu, yang lain terus kemana?.

“Kabarnya hanya dikembalikan 13 ribu kepada sebagian warga. Lha sisanya kemana dan yang lain kemana ?,” ungkap SM.

Namun sayang Panitia PTSL Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi belum bisa dikonfirmasi soal dugaan Pungli program Presiden Jokowi tersebut.

Sementara Yudi Wiyono, Kepala Desa (Kades) Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur saat dikonfirmasi soal dugaan pungutan PTSL di desanya enggan komentar.

“Ngapunten mas, pas ketemu tak jelaskan, gak enak lewat hp,”jawab Kades Plampangrejo, Banyuwangi. Jum,at, (24/6/2022).

Dengan kejadian ini, sebagian warga Plampangrejo, Banyuwangi berharap agar Aparat Penegak Hukum segera turun tangan guna menyelidiki dugaan kasus dugaan Pungli PTSL Desa Plampangrejo, Banyuwangi. (*).

Penulis: Joko PrasetyoEditor: HWI
  • Bagikan