DPC HKTI Banyuwangi Serahkan Bantuan Benih Padi Varietas Unggul M70D

  • Bagikan

BERITA9, BANYUWANGI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Banyuwangi, Jawa Timur, serahkan bantuan benih padi varietas unggul M70D, kepada Pemerintah Desa Setail, Kecamatan Genteng, Kamis (14/7/2022). Agenda ini dilakukan sebagai salah satu bentuk komitmen mendorong peningkatan produktivitas hasil panen serta ketahanan pangan nasional.

Proses serah terima dilakukan langsung oleh Ketu DPC HKTI Banyuwangi, H Sugirah, S Pd, M Si, kepada Kepala Desa (Kades) Setail, Drs Saifudin M Pd I. Serta perwakilan Kelompok Tani (Poktan) setempat. Hadir dalam kegiatan, jajaran Forpimka Kecamatan Genteng, Sekretaris dan Wakil Ketua DPC HKTI Banyuwangi, Anom Basori dan Rudi Hartono Latif. Serta Ketua Bidang Humas DPC HKTI Banyuwangi, Syamsul Arifin alias Mas Bono.

Hadir pula kalangan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa, perwakilan petani dan jajaran Pemerintah Desa Setail.

Dalam sambutannya, Ketua DPC HKTI Banyuwangi, H Sugirah, S Pd, M Si, menyampaikan tentang pentingnya produktivitas hasil panen dan ketahanan pangan nasional. Hal tersebut menurutnya, yang mendasari acara penyaluran bantuan benih padi varietas M70D.

“Kegiatan ini sesuai dengan semangat dan arahan Ketua Umum HKTI, Jenderal TNI Purnawirawan Dr. H. Moeldoko, S.I.P. Bahwasanya HKTI berkomitmen mewujudkan ketahanan, kemandirian dan kedaulatan pangan,” kata pria yang juga Wakil Bupati Banyuwangi ini.

Ketua DPC HKTI Banyuwangi yang akrab disapa Pakde Sugirah juga menjelaskan tentang apa itu benih padi varietas unggul M70D. Benih ini adalah ciptaan perusahaan riset pertanian milik Moeldoko, yang merupakan Ketua Umum HKTI. Sengaja dicetus sebagai bukti kesungguhan dalam mengabdikan diri untuk memajukan serta meningkatkan kesejahteraan kaum tani.

M70D sendiri merupakan kependekan dari Moeldoko 70 Day. Pada umumnya, panen padi baru bisa dilakukan setelah 105 hari. Namun padi jenis M70D sudah bisa di panen dalam kurun waktu 70 hari. Artinya, bibit ini bisa panen empat kali dalam setahun. 

“Penanaman padi varietas M70D ini merupakan upaya preventif kita bersama dalam menata dan menjaga ketahanan pangan. Karena pangan merupakan faktor penting dalam keberlangsungan hidup kita,” ungkapnya.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Embung Kenitu, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Pakde Sugirah juga mengajak seluruh petani untuk terus berinovasi dan memperhatikan cara bercocok tanam yang baik. Diantaranya memperhatikan jarak tanam, pemupukan dan lainnya.

“Petani harus memahami Panca Usaha Tani, meliputi pemilihan bibit unggul, pengolahan tanah yang baik, pemupukan yang tepat, pengendalian hama dan penyakit tanaman dan pengairan atau irigasi yang baik. Insya Allah pertaniannya akan sukses,” jelasnya.

Kepala Desa (Kades) Setail, Drs Saifudin M Pd I dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas perhatian HKTI. Dia berharap bantuan benih padi jenis M70D mampu meningkatkan produktivitas hasil panen petani di wilayahnya.

“Semoga petani didesa kami semakin sejahtera,” katanya.

Selama ini, masih Saifudin, Desa Setail telah melakukan upaya mendorong optimalisasi hasil panen. Salah satunya dengan membangun Mall Tani, dengan produk berlabel Padi Sat Set.

“Padi yang kita produksi dari jenis Sertani MSP 13. Kualitasnya mirip padi jenis Pandan Wangi. Hasil panen per sak bisa sampai 138 kilogram. Saat ini bertambah padi jenis M70D ini,” jelasnya.

Sebagai penutup acara, dilakukan tanya jawab antara petani Desa Setail, Kecamatan Genteng dengan Ketua dan Pengurus DPC HKTI Banyuwangi. Sesi ini berlangsung cukuh hangat dan mengalir. Maklum, Ketua DPC HKTI Banyuwangi, yang juga Wakil Bupati Banyuwangi, H Sugirah, S Pd, M Si, memang berlatar belakang petani tulen.

Bantuan benih padi varietas M70D yang disalurkan kepada Pemerintah Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, ini sebanyak 125 kilogram. Benih dari M-Tani. Diserahkan DPC HKTI Banyuwangi untuk pembibitan dilahan seluas 5 hektare yang merupakan Tanah Kas Desa (TKD). Selanjutnya, mulai tanam hingga panen akan didampingi oleh DPC HKTI Banyuwangi dan konsultan M-Tani.

Perlu diketahui, benih padi varietan unggul M70D bukan hanya memiliki masa tanam yang singkat. Tapi juga lebih tahan terhadap hama, lebih cepat panen, serta rasanya pun enak. Yang paling penting, dalam satu hektar mampu menghasilkan hingga 9,6 ton gabah. (*)

Penulis: Joko PrasetyoEditor: HWI
  • Bagikan