oleh

Dicolong Saat Shalat, Motor Wartawan Banyuwangi Ditemukan di Jember

BERITA9, BANYUWANGI – Ramada Kusuma (31) seorang wartawan foto di Banyuwangi, Jawa Timur akhirnya bisa tersenyum gembira, sebagai bentuk ekpresi terima kasihnya kepada Polisi Banyuwangi.

Usut punya usut, Kelik sapaan akrab Ramada Kusuma, kehilangan motornya ketika shalat berjamaah di Masjid Arroudoh, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, akhir Mei 2020 lalu.

Kemudian Kelik, melaporkan kejadian itu ke Kepolisian, dan ditindaklanjuti oleh Tim Resmob Satreskrim Polresta Banyuwangi dan menemukannya di wilayah Kabupaten Jember.

Dari kejadian ini, 4 orang penadah diamankan. WN asal Banyuwangi, AR dan A RY asal Jember, dan AD asal Lumajang.

“Pelaku, modusnya mencari sepeda motor buruannya yang akan dicuri dan melihat adanya kesempatan,” ucap Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifuddin, Kamis (24/9/2020).

Usai mendapatkan buruannya, pelaku mendorong motor tersebut dalam keadaan mati. Kemudian, pelaku baru menghidupkan motor curian itu diluar rumahnya atau di tempat yang dianggap aman.

Kasus dengan modus seperti ini, ada dua laporan kepolisian, yakni di Bulan Mei dan Agustus. Sedangkan, untuk barang bukti yang diamankan 4 unit motor matic.

“Kejadian dari dua laporan ini, selanjutnya akan dijual kembali ke orang-orang yang memesan,” katanya.

Kepada polisi, Ramada Kusuma menyampaikan terimakasih atas ditemukan Honda Vario putih P 3006 WM miliknya. Kini, wartawan foto Jawa Pos Radar Banyuwangi itu juga mengaku gembira. Setelah hilang saat melaksanakan shalat subuh berjamaah akhir Mei lalu.

“Alhamdulillah, terimakasih kepada Tim Resmob, dan khususnya kepada Pak Kapolresta,” ucapnya.

Sementara itu, 4 orang penadah, WN asal Banyuwangi, AR dan A RY asal Jember, dan AD asal Lumajang dikenakan pasal 480 ke 1 KUHP juncto pasal 55 KUHP, dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara. (red)

Reporter Banyuwangi Kota: Haris

loading...

News Feed