Dianggap Eksploitasi Anak untuk Unras, Andy Nasution Terancam Pidana 

  • Bagikan

BERITA9, Medan–Aktivis Perempuan Sumatera Utara, Endang Sri Astuti menyesalkan aksi unjuk rasa yang dilakukan Andy Nasution bersama kedua anaknya di Polda Sumut, Rabu (6/4) kemarin.

Aksi unjuk rasa Andy Nasution dengan membawa anak-anak dianggap sebagai wujud eksploitasi terhadap anak-anak. 

“Terlepas permasalahan orang tua, serumit apapun itu, sepahit apapun itu hendaknya janganlah sampai melibatkan anak-anak dalam masalah kita. Apalagi dibawa unjuk rasa di pinggir jalan sampai diliput berbagai media dan dibuat konten youtube nya. Ini menurut kami sudah mengeksploitasi anak guna menarik simpati publik. Tindakan dan sikap orangtua itu sangat egois terhadap anaknya,” kata Endang kepada media, Kamis (7/4). 

Sebelumnya, seperti diberitakan banyak media, Andy Nasution bersama istri dan dua anaknya datang berujuk rasa ke Polda Sumut. Mereka membentangkan spanduk protes atas sikap penyidik Cyber Crime Ditreskrimsus yang tak kunjung menuntaskan laporannya terkait Putri Bupati Labusel yang telah menghina dan menyebar hoaks menyangkut dirinya di medsos. 

Sementara itu, Hendra Julianta, Ketua Harian LBH Pembela Pers Indonesia, menyebutkan aksi Andy Nasution merupakan tindakan pidana. Dikatakan Hendra, setiap anak berhak memperoleh perlindungan dan penyalahgunaan dalam kegiatan politik. Maka itu, lanjutnya melibatkan anak dalam berunjuk rasa atau demonstarsi itu adalah kegiatan yang menyimpang dan dilarang dan ada ancaman pidananya. 

“Dengan melibatkan anak dalam berunjuk rasa atau demonstarsi itu adalah kegiatan yang menyimpang dan dilarang dan ada ancaman pidananya sebagaimana ketentuan dalam Pasal 75, Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” tegas Hendra. (*) 

  • Bagikan