Cegah Penyakit DB, Warga Kampung Melayu Banyuwangi Gelar Vogging

  • Bagikan

BERITA9, BANYUWANGI – Warga Kampung Melayu, Kecamatan Banyuwangi, melakukan upaya mandiri penyemprotan (Vogging) jentik dan nyamuk Demam Berdarah. Hal ini dilakukan karena sudah terjadi korban terserang DB sebanyak 9 orang yang telah dirawat di rumah sakit. Upaya tersebut bukan lagi upaya preventif, harus dilakukan upaya/tindakan eksekusi.

Warga Kampung Melayu merasa resah atas kejadian ini, sudah sebulan ini, belum ada tindakan apapun dari Petugas kesehatan Kabupaten, baik dari Puskesmas setempat, maupun dari Dinas Kesehatan Kabupaten.

Warga bersama Ketua RW setempat, sudah berusaha melaporkan atas kejadian ini, respon pemerintah setempat dinilai kurang responsif dan tanggap. Warga berinisiatif untuk melakukan upaya mendatangi Dinas Kesehatan Banyuwangi, dan meminta segera dilakukan upaya dan tindakan penghentian penyebaran wabah DB. 

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat mengatakan, pihaknya memberikan bantuan berupa kebutuhan obat untuk upaya voging pada warga yang terdampak, dan peralatan dari puskesmas setempat.

Ketua RW Selamet Riyadi, mengatakan ,warga kami sudah terserang 9 orang, jadi upaya vogging ini harus segera dilakukan, selain partisipasi warga juga berpartisipasi membersihkan lingkungan disekitar area yang terdampak,” ucapnya.

Kepala Puskesmas Singoturunan Wawan Prayitno S.Kep. mengatakan, upaya penyemprotan dengan cara Vogging dilakukan pada area yang sudah terjadi korban DB, kurang lebih dilakukan wilayah RW yang terdampak. Voging dan pemberian Abate (Abatisasi) supaya memutus jaringan perkembangan jentik dan nyamuknya dan diharapkan warga juga melakukan pembersihan lingkungan dengan upaya menguras, menutup dan mengubur potensi air yang menjadi pengembangan nyamuk DB,” ungkapnya. (*)

  • Bagikan