Begini Kata Yunus Wahyudi Soal PPKM Jawa -Bali

  • Bagikan
M.Yunus Wahyudi, salah satu aktivis Kabupaten Banyuwangi. (Foto:Joko/Berita9).

BERITA9, BANYUWANGI – M.Yunus Wahyudi, salah satu aktivis Bumi Blambangan sangat menyayangkan sikap arogansi petugas Pemberlakuan Pembatasan (PPKM) Darurat diluar Kabupaten Banyuwangi.

Hal tersebut disampaikan dirinya kepada beberapa awak media saat ditemui disalah satu kafe di Wilayah Kecamatan Genteng pada,15 Juli 2021.

Menurut Yunus Wahyudi, Jangan sampai terjadi penutupan warung atau rumah makan di Kabupaten Banyuwangi.

“Kami berharap jangan sampai ada penutupan warung makan/kafe di Banyuwangi,” ujarnya.

Kata Yunus, sapaan akrab aktivis yang berjuluk Harimau Blambangan,dalam aturan surat edaran (SE) Satgas Cobid 19 Kabupaten Banyuwangi No 049/SESTPC/2021 Tentang PPKM Darurat covid 19, point ke 8, pelaksanaan kegiatan makan atau minum ditempat umum (warung makan, Rumah makan, Cafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan, baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan atau mall hanya menerima pesan antar atau dibawa pulang dan tidak menerima makan ditempat).

Dalam aturan itu saya mengasumsikan bahwa warung masih di perbolehkan buka namun hanya melayani take away dan Delevary, jika ada penutupan itu bentuk arogansi dan tidak pahamnya aturan oleh petugas PPKM,” ungkapnya.

Selain prihatin dengan petugas PPKM yang arogansi diluar Banyuwangi, Yunus Wahyudi juga mengingatkan kembali tentang janji Bupati Banyuwangi yang menjanjikan bantuan untuk pedagang kecil.

Dimasa sulit ini kata Yunus, infonya pedagang kecil akan mendapatkan bantuan dari Bupati Banyuwangi. Tetapi faktanya banyak pedagang kecil yang belum dapat bantuan yang di janjikan. Jadi tolong Bupati Banyuwangi jangan hanya janji saja, jika memang janji itu tidak ditepati maka saya akan pimpin para pedagang kecil tagih janji pada Bupati dengan menduduki kantor Bupati Banyuwangi.

“Harapan kami Bupati Banyuwangi menepati janji -janjinya kepada pedagang kecil. Karena apabila janji beliau tidak di tepati, maka saya akan pimpin para pedagang kecil menagih janji dengan cara menduduki Kantor Bupati Banyuwangi. 

Seperti diketahui telah beredar luar di media sosial (Medsos) dan berita online tentang sikap arogansi petugas PPKM diluar Kabupaten Banyuwangi yang telah membubarkan warung makan atau warung kopi. (*)

  • Bagikan