Banyak Laporan Miras, Forpimka Genteng Gelar Rakor Minol

  • Bagikan
Suasana Rakor Minol Forpimka Genteng, Kabupaten Banyuwangi.(Foto: Joko/Berita9).

BERITA9, BANYUWANGI – Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Genteng, Kabupaten Banyuwangi gelar Rapat Kordinasi (Rakor) minuman beralkohol (Minol) pada Senin, (14/3/2022). Acara digelar di ruang Kecamatan setempat.

Dalam acara tersebut dihadiri Kapolsek, Danramil, Kasatpol PP, tokoh masyarakat (tomas) tokoh agama dan PAC Ansor, Kecamatan Genteng. Turut hadir dalam acara tersebut beberapa pedangan minol Kecamatan Genteng.

Rakor digelar usai maraknya laporan masyarakat yang mengaku resah dengan adanya toko yang menjual minuman keras (miras) diwilayah Kecamatan Genteng karena tidak sesuai Peraturan Daerah (Perda).

“Agenda hari ini adalah rakor minol bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan Ansor Kecamatan Genteng,” ujar Satrio, Camat Genteng, Kabupaten Banyuwangi kepada awak media usai Rakor. Senin, (14/3/2022).

Menurut Satrio, rakor tersebut sebagai tindak lanjut laporan masyarakat dan ormas tentang penjualan miras yang diduga meresahkan masyarakat di wilayah Genteng.

“Masyarakat resah karena penjual miras kebanyakan tidak sesuai Perda. Selain itu diduga toko -toko minuman beralkohol itu juga melayani pembeli anak yang masih dibawah umur,” ucap Satrio.

Satrio juga mengungkapkan, jika rakor tentang minol sudah tiga kali digelar bersama tokoh masyarakat, tokoh agama , Forpimka, dan PAC Ansor Kecamatan Genteng. Namun rakor dengan penjual atau pemilik toko Minol baru kali ini saja.

“Bersama Forpimka, dan masyarakat sudah tiga kali kita gelar pertemuan. Namun dengan pemilik toko baru pertama kali,” ungkapnya.

Dari hasil Rakor kali ini lanjut Camat Genteng, Banyuwangi itu, ada beberapa kesepakatan yang kita sepakati bersama. Diantaranya adalah toko Miras diharuskan buka jam 17.00.Wib hingga pukul 23.00. Wib, tidak boleh melayani pembeli yang masih dibawah umur dengan alasan apapun juga. Dan khusus untuk bulan Ramadhan kita masih menunggu surat dari Pemerintah Kabupaten. Jika kesepakatan ini nanti dilanggar maka kita siap memberikan sangsi dan merekapun harus siap dikenakan sangsi.

“Hari ini kita undang empat orang pemilik toko Minol di Kecamatan Genteng, namun yang hadir hanya dua orang saja. Kita akan tetap memanggil pemilik toko lainya. Jika mereka tetap tidak hadir maka kita akan laporkan ke Sat Pol PP Kabupaten untuk dilakukan tindakan,”pungkas Satrio, Camat Genteng, Kabupaten Banyuwangi. (*)

  • Bagikan