Bangkit Dimasa Pandemi, Pemkab Launcing Banyuwangi Rebound

  • Bagikan
Suasana launcing program 'Banyuwangi Rebound' di Pendopo Swagata Blambangan. (Foto:Haris/BERITA9).

BERITA9, BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi resmi luncurkan program terbarunya yang diberi nama “Banyuwangi Rebound”. Program tersebut di launcing di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Senin, (10/1/2022).

Banyuwangi Rebound’ ini adalah salah satu program untuk menata kembali perekonomian dimasa Pandemi. Pemulihan ekonomi dimasa Pandemi.

Peluncuran atau launcing “Banyuwangi Rebound” tersebut dihadiri jajaran Forum Pimpinan Daerah  (Forpimda) Banyuwangi, Komandan Kodim 0825 Letkol Kav. Eko Julianto, Komandan Pangkalan AL Banyuwangi, Letkol Laut (P) Ansori, Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi Nova Flury Bunda, Kepala Kejaksaan Negeri Muhammad Rawi.

Tidak ketinggalan juga turut hadir tokoh-tokoh, masyarakat dan ulama seperti: KH. Suyuti Thoha, Ketua PCNU KH. Ali Makki Zaini, Ketua PD Muhammadiyah Dr. H. Mukhlis Lahuddin, Ketua LDII Banyuwangi, H. Astro Djunaidi, Ketua MUI Banyuwangi KH. M. Yamin, Ketua PHDI Banyuwangi Suminto, Ketua DKB Hasan Basri, Samsudin Adlawi, Ketua HIPMI Dede Abdul Ghani, Ketua Asosiasi Kepala Desa Anton Sujarwo, Ketua Asosiasi BPD Rudi Hartono Latief.

Baca Juga:

“Perlu diketahui, sejak wabah Covid-19 melanda di seluruh dunia terutama Indonesia. Banyak sekali rancangan yang meleset dari gagasan semula. Dan dikesempatan inilah kita harus ‘Rebound’ meraih poin yang bertujuan membangkitkan ekonomi masyarakat,”kata Ipuk Fiestiandani Aswar Anas, Bupati Banyuwangi. Senin, (10/2/2022).

Ipuk Fiestiandani juga menyampaikan bahwa “Banyuwangi Rebound” sendiri, berangkat dari optimisme dan tantangan yang ada. Dan sama sama diketahui, ditengah Pandemi ini, angka kemiskinan naik, meskipun di Banyuwangi ini mengalami kenaikan yang terendah di Jawa Timur. Di Banyuwangi mengalami peningkatan kemiskinan 0,1 Persen.

Di tengah berbagai tantangan. Kita masih punya optimisme. Ekonomi mulai kembali tumbuh positif. Ekonomi mulai bergerak, salah satu penyebabnya. Selain itu, pemerintah terus mengembangkan budaya inovasi,” ujar Bupati Banyuwangi.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *