Balawangi Pertanyakan Kelanjutan  Proses Kasus Penganiayaan di Polsek Muncar

  • Bagikan
Ahmad Muklisin, SH saat mendampingi klienya di Polsek Muncar, Banyuwangi. (Foto:Joko /Berita9).

BERITA9, BANYUWANGI – Didampingi kuasa hukum, Organisasi Masyarakat (Ormas) Balawangi, (Pembela Adat dan Budaya Banyuwangi (Balawangi) mendatangi Polsek Muncar, Banyuwangi. Jum,at (25/3/2022).

Kedatangan Ormas Balawangi ke Polsek Muncar, tersebut guna mempertanyakan kelanjutan proses kasus dugaan penganiayaan yang di alami TY warga Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

“Agenda kita hari ini menanyakan kelanjutan laporan klien kami ke Polsek Muncar,” ucap Ahmad Muklisin, SH kuasa hukum Ormas Balawangi, Banyuwangi. Jum,at, (25/3/2022).

Dihadapan wartawan Ahmad Muklisin menjelaskan jika klienya menjadi korban penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam. yang diduga dilakukan oleh RZ yang tak lain adalah kekasih YT. Dan atas kejadian itu dia mengalami luka dikedua telapak tangannya. 

“Atas penganiayaan itu TY, harus mengalami 26 jahitan dikedua telapak tangannya,” ujar Ahmad Muhklisin.

Menurut Ahmad Muhklisin, pelapor dan terlapor ini sempat berpacaran selama 8 bulan. Entah karena permasalahan apa akhirnya antara keduanya putus. Namun klien kami ini mencoba untuk ngomong baik baik dirumah terlapor, disana  sempat terjadi cekcok.

“Dari cerita klien kami, terlapor (RZ) diduga mengambil pisau di dapur dan mencoba menusuknya, namun ditangkis menggunakan tangan,” kisahnya.

Mukhlisin Berharap, pihak kepolisian dapat obyektif dalam penanganan perkara ini sehingga kliennya mendapat keadilan atas kejadian ini.

“Kami berharap pihak kepolisian dapat memberikan tindak lanjut atas kejadian yang menimpa kliennya dengan proses hukum yang berlaku secara objektif, karena dugaan penganiayaan ini menggunakan senjata tajam,” ungkapnya.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Muncar, Iptu Putu Ardana SH, menuturkan, perkara dugaan penganiayaan ini sedang ditindaklanjuti.

“Kami sedang melakukan penyelidikan, dan hari ini kami akan lakukan gelar perkara di Mapolresta Banyuwangi. Dan kita tunggu nanti hasil gelar perkaranya.”  tuturnya. (*)

Penulis: Joko PrasetyoEditor: HWI
  • Bagikan