oleh

Lensa Kamera : Latihan Tempur Marinir di Situbondo

BERITA9, SITUBONDO – Ratusan prajurit Korps Marinir TNI AL melakukan pendaratan di pantai Situbondo. Menggunakan sejumlah material tempur Korps Marinir, pendaratan dilakukan di Pantai Banongan, Kecamatan Asembagus.

Pendaratan amfibi ini dipimpin langsung Komandan Pasrat Letkol Marinir Supriyadi, M.Tr Hanla, yang sehari-hari menjabat Danyonif 5 Marinir.

Usai pendaratan, prajurit Korps Marinir langsung melanjutkan dengan penyerbuan ke jantung pertahanan lawan. Penyerbuan dilakukan dengan penembakan Howitzer 105 MM dan BVP-2 dari pantai Banongan.

Sasaran penembakan berada di daerah Latihan Puslatpur Marinir 5 Baluran, yang berjarak 20 Km; serta dilanjutkan dengan serbuan darat.

Dalam keterangan pers yang diterima BERITA9 disebutkan, ada beberapa material tempur Korps Marinir TNI AL yang dilibatkan dalam latihan kali ini. Antara lain, BMP-3F, BTR-50, Kapa K-61, Kapa PTS, BPV-2, How-105 MM dan Perahu Karet beserta motor tempelnya.

Para perwira yang menyaksikan latihan tersebut diantaranya, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr.(Han), Pangkoarmada 2 Lakda TNI Heru Kuswanto, Danpasmar -2 Brigjend TNI (Mar) Ipung Purwadi, Komandan Komando Latih Korps Marinir (Dankolatmar) Kolonel (Mar) Suliono serta Komandan Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Danpuslatpurmar) 5 Baluran Letkol (Mar) Agus Wahyudi.

Kawasdal Letkol Widarta Kusuma, S.E. M.Tr (Opsla) mengatakan, tujuan dilaksanakannya latihan tersebut untuk meningkatkan, kemampuan, ketrampilan, Kesiapan dan profesionalisme serta mentalitas prajurit. “Sebagai pasukan pendarat amfibi dalam rangka mendukung tugas pokok TNI Angkatan Laut,” ucap Letkol Widarta Kusuma.

Sebelum pelaksanaan pendaratan amfibi, terlebih dahulu Prajurit Batalyon Intai Amfibi melaksanakan Terjun Tempur, rubber duck operation (RDO) dan pendaratan khusus (ratsus) di pantai Gatel, Situbondo.

Seluruh personil dan matrial tempur Korps Marinir dari Pasmar-2 dalam melaksanakan (LSL) II Aspek Laut Pasmar-2 T.A 2020 diangkut menggunakan KRI Teluk ende-517, KRI Sangkurilang-542 TSR, 2 unit Helly Bell dan pesawat cassa TNI AL (red)

loading...

News Feed