Warga Mulai Protes Limbah IGG yang Cemari Lingkungan

  • Bagikan

BERITA9, BANYUWANGI – Limbah pabrik PT. Industri Gula Glenmore (IGG) yang mengalir kesungai besar Kalibaru kini mulai mendapat perhatian serius dari warga sekitar.

Limbah dari sisa penggilingan tebu IGG yang baunya menyengat dan di duga bisa menyebabkan gatal – gatal tersebut di perkirakan sudah berjalan sejak di mulainya musim giling panen tebu.

Ahmad Samsuri, Salah seorang warga asal Desa Karangharjo Kecamatan Glenmore mengatakan, IGG adalah perusahaan besar di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seharusnya jeli dengan kondisi perusahaan.

Melihat kondisi seperti ini, lanjut Samsuri, dirinya yakin IGG tidak menjalankan kajian Amdalnya, pasalnya sudah berjalan beberapa tahun masih saja seperti ini, “jelasnya, (19/9/2018).

Saat ini musim panas, tentunya warga sangat membutuhkan air, jika terus – terusan seperti ini yang jelas warga menjadi korbanya.

Saat ini warga semakin resah, akibat limbah IGG yang mengalir bebas, hingga berdampak kepada lingkungan, air limbah tersebut jika dipegang terasa panas, dan baunya sangat menyengat. Warga yang bisa mandi pakai aliran sungai yang dulunya jernih, namun sekarang tidak bisa mandi karena takut keracunan dan gatal – gatal, “pungkasnya. (red)

Laporan : Joko Prasetyo

  • Bagikan