oleh

Tokoh GMNI Banyuwangi Minta Kepolisian Usut Tuntas Kasus Perusakan di Sumberagung

BERITA9, BANYUWANGI – Ir Eko Sukartono, selaku sesepuh aktivis Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Banyuwangi, mendesak pihak kepolisian untuk menindak tegas pelaku perusakan di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Jumat lalu (27/3/2020).

“Wajib ditindak tegas,” katanya, Minggu (29/3/2020).

Salah satu tokoh berpengaruh di Bumi Blambangan ini juga mengecam otak dibalik kerumunan massa penghadang kendaraan di pertigaan Lowi, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Terlebih aksi tersebut berlangsung cukup lama, mulai Kamis malam (26/3/2020), hingga Jumat (27/3/2020). Sebagai tindak lanjut Maklumat Kapolri, Polresta Banyuwangi, membubarkan kerumunan massa tersebut.

“Pemerintah kan sudah mengintruksikan untuk tidak ada kerumunan, guna menekan penyebaran virus Corona, jadi ketegasan aparat sudah sesuai prosedur,” ungkapnya.

Namun pasca pembubaran, entah dipicu apa, massa berubah anarkis. Mereka melakukan pelemparan batu. Akibatnya 13 rumah warga, 2 mobil dan lebih dari 60 unit motor dikabarkan mengami kerusakan. Termasuk motor milik Zainudin, seorang jurnalis media online.

“Kami minta, polisi mengusut dan menangkap pelaku perusakan,” tegas Eko Sukartono.

Kasus perusakan di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, ini sedang dalam penanganan petugas Polresta Banyuwangi. (Red).

Laporan: Joko Prasetyo.

loading...

News Feed