TNI AL Resmikan Kapal Perang Baru di Lanal Banyuwangi

  • Bagikan
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono meresmikan KRI Klewang 625 dan KRI Golok 688 di Banyuwangi (Foto: Haris/BERITA9)

BERITA9, BANYUWANGI –  Kapal KRI Klewang-625 adalah kapal perang trimaran  berteknologi tercanggih yang pernah dipesan TNI AL dan terbakar lalu tenggelan di Banyuwangi pada Oktober 2012. Kapal tersebut buatan PT. Lundin, Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia.

Tidak putus asa, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), demi terus memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan mengikuti perkembangan jaman, TNI AL tetap kembali memesan kapal sejenis dengan teknologi yang lebih canggih, yang diberi nama KRI Golok ke PT. Lundin Industri Invest. 

Kabar gembiranya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono pun hari ini resmi meluncurkan kapal perang Republik Indonesia (KRI) jenis kapal cepat rudal (KCR) trimaran di galangan kapal PT Lundin Industry Invest, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada Sabtu (21/8/2021).

Sebelum diresmikan, diawali prosesi shipnaming (Pemberian Nama) dengan simbolis pemotongan pita pengikat kendi sebagai tanda lahirnya kapal yang diberi nama KRI Golok-688, yang dilanjutkan dengan launching KRI Golok 688 tersebut di perairan cacalan, Banyuwangi.

“Ini baru tahapan penamaan dan peluncuran dari galangan kapal ke laut. Kapal ini nantinya akan masuk ke jajaran TNI AL,” jelas Laksamana TNI Yudo Margono usai meluncurkan kapal tersebut.

KRI Golok merupakan kapal asli buatan Indonesia yang dibuat oleh PT Lundin Industry Invest di kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Bahan utama pembuatan KRI Golok adalah bahan komposit serat karbon yang membuatnya sulit dideteksi oleh radar musuh atau jenis siluman. Selain itu, KRI Golok merupakan kapal trimaran yang berdesain khusus berbentuk lancip yang dirancang agar bisa melaju cepat.

“KRI Golok merupakan jenis kapal cepat rudal memiliki kecepatan yang tinggi dan nanti akan dilengkapi persenjataan dan rudal. Sebagai kapal cepat rudal, geraknya harus berkecepatan tinggi, yang tugasnya hit and run,” kata KSAL..

Ditambahkannya, setelah diluncurkan hari ini kapal ini akan dilakukan ujicoba hard and shut untuk tahap penyempurnaannya sebelum diserahkan ke TNI AL.

“Kapal ini baru 93 persen. Setelah ini, kita lakukan hard and shut, nanti setelah dinyatakan sempurna 100 persen baru deliver. Bulan Oktober ini finish, nanti diserahkan ke AL,” imbuhnya.

Dengan segala kelebihan yang ada, rencananya KRI Golok akan ditempatkan di wilayah yang rawan strategis untuk menjaga wilayah Indonesia.

“Akan kami tempatkan dan operasionalkan di wilayah yang rawan strategis. Rencananya bisa di wilayah perbatasan Natuna dan Ambalat,” kata Laksamana TNI Yudo Margono.

Pada saat launching, tampak pada haluan KRI Golok memakai nomer lambung 688. Dari segi desain hampir tidak ada perbedaan yang kentara antara KRI Klewang 625 dan KRI Golok 688.

Namun dari segi radar dan sensor ada perbedaan besar. Pada KRI Klewang 625 pemasok utama sistem elektronika adalah SAAB asal Swedia.

Dikutip dari Duniamiliter.com, Daftar sistem dan senjata yang dipasok SAAB untuk KRI Klewang:1. Sea Giraffe 1X 3D compact radar2. Combat management systems (CMS) 9LV MK43. Sistem pengendali tembakan CEROS 2004. Rudal anti kapal RBS-15.5. Meriam Bofors 40MK4 buatan Bofoers BAE Systems.

Sedangkan untuk KRI Golok, sistem avionik dan senjatanya dipasok dua perusahaan asal China, CSIC dan CPMIEC. Untuk rudal juga memakai buatan China, yaitu rudal C-705
Spesifikasi dasar KRI Golok 688 :– Panjang 62,53 meter, lebar 16 meter dan tinggi 18,7 meter (top of the mast structure).– Mesin 4 unit mesin MAN yang kekuatan 1800 hp, ditambah auxilliary engines yang terdiri dari 3 unit generator Caterpillar C4.– Kecepatan maksimal 30 knots, jelajahnya 16 knots.– Kapasitas BBM 50.000 liter– Kapasitas air bersih 5.000 liter– Bobot mati 53 Ton.

Turut hadir dalam kegiatan ini Asrena Kasal Laksda TNI Abdul Rasyid K.,S.E.,M.M., Pangkoarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto,S.H.,M.A.P., M.Tr (Han)., Danlantamal V Laksma TNI Yoos Suryono Hadi, M.Tr (Han).,M.Tr.Opsla, CHRMP., Kadisadal Laksma TNI Maman Rohman, S.T., M.   Han., Kadislaikmatal Laksma TNI Budi Sulistyo, CHRMP., dan Bupati Banyuwangi Ipul Fiestiandani, serta undangan lainya. (*)


Reporter: Abdul Haris.

  • Bagikan