oleh

Tawuran, Rampok Minimarket & Begal Jalanan Naik Tajam di Area PSBB

BERITA9, JAKARTA – Kepolisian Polda Metro Jaya mencatat adanya kenaikan cukup signifikan tindak pidana begal minimarket dan tawuran pada area penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di wilayah Jabodetabek.

Kampanye BERITA9 melawan virus covid-19
Kampanye BERITA9 melawan virus covid-19

Jika sebelumnya disebutkan perampokan minimarket jadi yang paling menonjol, kini kejahatan begal dan tawuran juga ikut bertambah.

Baca Juga : Ini Dasar Hukum Polri Tindak Warga Yang Nekat Mudik

“(Ada peningkatan) beberapa kasus begal. Upaya dari Polda Metro Jaya (mengurangi begal) dengan membentuk tim Satgas Antibegal,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Ahad, (26/4/2020).

Yusri mengatakan jam rawan terjadinya tindak kriminalitas begal terjadi pada pukul 12.00 hingga 04.00. Oleh karena itu, saat ini kepolisan tengah menggencarkan patroli besar di jam rawan tersebut. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari bepergian di waktu tersebut.

“Imbauan kepada masyarakat, tolonglah situasi memang sepi sekarang ini. Upayakan jangan berjalan sendiri, jangan membawa barang-barang yang memancing pelaku bertindak pidana,” kata Yusri.

Baca Juga : Presiden Jokowi Minta PSBB Dievaluasi Total

Soal kriminalitas tawuran, Yusri mengatakan hal ini kerap terjadi di kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Modus para pelaku pun masih sama, yakni menggunakan media sosial untuk ajang saling tantang dan janjian menentukan lokasi tawuran.

Yusri mengatakan pihaknya sudah membentuk tim khusus dan menciduk para provokator tawuran tersebut. Pihaknya juga sudah memetakan daerah rawan yang biasa terjadi tawuran.

Baca Juga : Pakar BNPB : Masker Kain Dipakai Maksimal 4 Jam

Sejak pemberlakuan PSBB, kondisi jalanan di Jakarta memang menjadi lebih sepi dibanding hari biasa. Kondisi ini yang membuat tingkat kriminalitas bertambah seperti misalnya pembobolan minimarket.

Salah satu perampokan minimarket yang terjadi saat pandemi virus korona, dilakukan oleh satu komplotan di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Kepada polisi, komplotan ini mengaku sudah melakukan pencurian di 11 minimarket saat PSBB. (red)

loading...

News Feed