oleh

Skenario Haji 2020 : Kuota Dipotong 50% Atau Batal

BERITA9, JAKARTA – Nasib keberangkatan calon jama’ah haji Indonesia tahun 2020 semakin tidak jelas. Pasalnya, hingga kini pemerintah Kerajaan Arab Saudi belum memberi kepastian apakah haji tahun 2020 ini bisa terlaksana atau tidak.

Pemerintah Arab Saudi juga belum membuat kebijakan yang jelas tentang pelaksanaan rukun Islam kelima tersebut akibat pandemi korona alias covid-19. Karena itu, Kementerian Agama (Kemenag) baru sebatas menyiapkan skenario untuk menyambut apapun keputusan Saudi.

Skenario yang dipersiapkan Kemenag adalah pemangkasan 50 persen kuota haji sebagai bagian social atau physical distancing atau pembatalan secara keseleruhan agenda tersebut.

Skenario mana yang akan diambil, pemerintah mengusulkan kepada Komisi VIII DPR agar batas waktu kepastian haji dapat dilakukan pada akhir bulan Ramadhan atau 20 Mei sampai dengan minggu ke-2 Juni.

Padahal sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi berencana memberikan kepastian pada 12 April lalu. Tapi entah kenapa, tidak ada kabar sama sekali.

Sesuai rencana awal, pemberangkatan jemaah haji gelombang pertama akan dilaksanakan pada 26 Juni 2020, dimana sehari sebelumnya calon jamaah sudah mulai masuk asrama haji. Adapun quota haji tahun ini sebanyak 221 ribu, yang terbagi 203.320 untuk haji reguler dan 17.680 untuk haji khusus.

Rencana darurat pelaksanaan ibadah haji tersebut kemarin disampaikan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VIII DPR membahas tindak lanjut Penyelenggaraan Ibadah Haji 2020 M/1441 H secara virtual, Selasa (19/5/2020). (red)

loading...

News Feed