Saling Klaim Lahan di Situbondo, Berujung Pengrusakan

  • Bagikan

BERITA9, SITUBONDO – Tanah seluas 1,575 meter menjadi sengketa, kedua warga yang saling klaim saling menujukan surat keterangan tanah masing -masing, adapun tanah yang dijadikan sengketa merupakan tanah sisa avour dinas pengairan Kabupaten Situbondo.

Tanah yang bermasalah tersebut diketahui sebelumnya dikelola oleh Sutiyono asal kampung Bhengko Alas RT 01 RW 13 Desa Sopet Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo.

Sutiyono, menguasai tanah tersebut atas rekom dinas Pengairan dan Bina Marga dengan surat bernomer, 503/48/431.4053/2013 tanggal, 14/2/2013.

Atas rekomendasi tersebutlah, Sutiono mengelola lahan avour tersebut dengan menanami tebu. Namun sungguh malang nasibnya sekira pukul 07.00 Wib tanaman tebu miliknya ditebang orang yang di ketahui bernama Suri.

Kepada BERITA9 Sutiyono menjelaskan, kejadian ini sudah yang ketiga kalinya, tanaman tebunya dirusak orang, oleh karenanya dirinya akan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib,” katanya.

Sementara itu saat di konfirmasi Suri mengatakan, kalau lahan tersebut adalah miliknya, tanah ini milik saya mas,” terang Suri sambil menunjukan surat -surat tanah tersebut, Kamis(9/8/2018).

Suri, warga asal Kampung Cotok RT 02 RW 02 Desa Sopet Kecamatan Jangkar itu juga berucap, bahwa dirinya telah membeli tanah lahan tebu tersebut dari orang yang di ketahui Bernama Tohamad dengan harga Rp2juta. (red)

Laporan : Sutikno

Kaper Karsidenan Besuki :Joko Prasetyo

  • Bagikan