oleh

Polresta Banyuwangi Bubarkan Massa Aksi Penghadang Kendaraan

BERITA9, BANYUWANGI – Masyarakat dan tokoh mengaku sangat mengapresiasi ketegasan pihak Polresta Banyuwangi. Khususnya dalam pembubaran aksi massa penghadangan kendaraan logistik PT Bumi Suksesindo (PT BSI) di pertigaan Lowi, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Sikap tegas ini juga dinilai sebagai bentuk kepatuhan pada Maklumat Kapolri, Nomor Mak/2/lll/2020. Yang diantaranya berisi agar warga tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik ditempat umum maupun di lingkungan sendiri.

“Polisi memang harus tegas, apalagi aturan terkait larangan adanya aktivitas melibatkan massa dikeluarkan oleh pemerintah. Dan masyarakat sudah seharusnya taat pada pemerintah,” ucap tokoh agama Hindu Kecamatan Pesanggaran, Nyoman Page Yasa, Jumat (27/3/2020).

Baca Juga : Tak Perduli Corona, Massa Tolak Tambang Tetap Demo & Hadang Kendaraan

Ketua Asosiasi Pengusaha Mineral (Aspamin), H Abdillah Rafsanjani, juga mengaku sangat mengapresiasi ketegasan petugas kepolisian. Selain sebagai bukti totalitas dalam penegakan supremasi hukum, upaya Polresta Banyuwangi tersebut sebagi bukti penegakkan maklumat Kapolri terkait larangan adanya aktivitas melibatkan massa.

“Malah jika perlu pihak perusahaan armada laporkan para pelaku penghadangan, karena sudah hampir bisa dipastikan tanpa pemberitahuan,” katanya.

Dan yang dihadang, lanjut Abdillah, adalah pengusaha yang sah. Pelaku investasi yang taat hukum dan aturan.

Baca Juga : Ratusan Warga Pancer Aksi Pro Investasi PT BSI

Terkait tuntutan massa yang mendesak agar aktivitas PT BSI dihentikan selama bencana virus Corona, menurut Abdillah itu adalah permintaan tanpa dasar. Mengingat sampai saat ini belum ada imbauan dari pemerintah terkait penghentian sementara PT BSI.

“Kalau sekolahan libur, kan sudah jelas, memang ada intruksi dari pemerintah,” ungkapnya.

Jika aksi demonstrasi dibiarkan oleh pihak kepolisian, nantinya akan diikuti oleh masyarakat daerah lain di Banyuwangi. “Polresta Banyuwangi, jangan sampai dapat teguran gara-gara tidak melaksanakan maklumat Kapolri,” cetus Abdillah.

“Jika masyarakat membangkang, ya diberi peringatan atau ditahan,” imbuh Abdillah tentang aksi massa penghadang kendaraan logistic PT BSI. (Red).

Laporan: Joko Prasetyo

loading...

News Feed