oleh

KPK Bentuk Satgas Awasi Penggunaan Dana Covid-19

BERITA9, JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan bahwa pihaknya akan membentuk dua satuan tugas (satgas). Yakni Satgas Pencegahan sebanyak 15 tim dan 8 tim Satgas Penindakan untuk mengawasi penggunaan dana penanganan virus Covid-19.

Pernyataan itu disampaikan Firli Bahuri saat menerima kunjungan Menteri BUMN Erick Thohir di Gedung KPK, Jakarta Selatan.

”Tadi pagi jam 10.00 sampai dengan 11.30 Pak Menteri BUMN ke KPK. Beliau memaparkan program Pemulihan Ekonomi Nasional dalam menghadapi kondisi pandemic Covid-19. Terutama program-program yang menjadi tanggung jawab Kementerian BUMN,” ucapnya, Rabu (8/7/2020).

Sesuai tugas pokok, kata Firli, KPK melakukan kegiatan pencegahan supaya tidak terjadi korupsi, koordinasi dengan instansi Kementerian/Lembaga dan memonitoring atas pelaksanaan program pemerintah.

”KPK melihat program apa saja, regulasinya, mekanismenya, pelaksanaannya, berapa anggarannya, mapping titik rawan penyimpangan,” ucapnya.

Terkait dengan itu KPK dalam pengawasan anggaran penanganan Covid 19 KPK telah membentuk 15 Satgas Pencegahan.

”Terdiri dari 1 Satgas di Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di BNPB; 5 Satgas Pusat Program Pemerintah Pusat dan 9 Satgas Korwil. Selain membentuk Satgas Pencegahan, KPK membentuk 8 Satgas Penindakan Covid-19,” kata Firli.

Firli menambahkan, dalam pertemuan tersebut KPK juga menyampaikan agar semua pihak taat asas, pedomani prinsip good goverment and clean governance, akuntabel.

”Terkait akuntabilitas keuangan, KPK meminta agar Menteri BUMN berkoordinasi dan komunikasi dengan BPK. Itu yang dibahas,” ucapnya. (*)

loading...

News Feed