oleh

Kapan Kegelisahaan Ini Berakhir ?

Pandemi covid 19 hampir setahun mendera umat manusia di seluruh dunia dengan segudang kegelisahan dengan angka kematiaan akibat virus tersebut terus meningkat membuat gelisah bagi banyak orang.

Mengapa? Selain vaksinnya belum ada dan penyebarannya yang massif, juga, kalau memperhatikan data yang ditampilkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Pusat, tiap hari atau tiap bulan menunjukan kenaikan. Data yang terpapar covod 19 pada Maret sampai Juli 2020 berkisar ribuan orang tiap hari.

Akan tetapi sejak awal Agustus 2020 orang yang terpapar covid 19 naik menjadi dua ribuan orang tiap hari. Contoh, tanggal 20-8-2020 terpapar sebanyak 2.266 orang.

Kenaikan semakin signifikan terjadi pada bulan Septembar dan Oktober 2020. Pada dua bulan tersebut yang terpapar covid 19 tiap hari bervariasi, ada yang tiga ribuan orang dan ada yang empat ribuan orang tiap hari.

Contoh tanggal 3-9-2020 terpapar 3.622 orang, tanggal 25-9-2020 terpapar 4.823 orang, tangal 6-10-2020 terpapar 4.056 0rang, tanggal 25-10-2020 terpapar 3.732 orang.

Bahkan kita terkejut sekaligus gelisah data yang terpapar covid 19 pada bulan November menembus angka lima ribuan, seperti tanggal 13-11-20220 terpapar 5.444 orang, tanggal 14-11-2020 terpapar 5.272 orang.

Data yang disajikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Pusat bersumber dari laporan daerah masing-masing.

Dalam artikel ini, penulis tidak menyajikan data dari masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kota, termasuk kabupaten yang ada di Kepulauan Nias, melainkan penulis hanya mencoba memberi informasi singkat tentang perkembangan penyebaran dan penanganan Covid 19 di kota Gunungsitoli, agar masyarakat kota Gunungsitoli tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan.

Sesuai berita di media massa lokal di Kepulauan Nias pada Rabu, 25 November 2020 menyampaikan informasi bahwa sampai saat ini di kota Gunungsitoli jumlah orang terpapar covid 19 sebanyak 432 orang, yang sudah dinyatakan sehat sebanyak 338 orang, meninggal sebanyak 14 0rang, sisanya sebanyak 80 orang dirawat di RSUD Gunungsitoli/isolasi di tempat yang sudah disediakan.

Sungguh mengagetkan dalam tempo 4 hari sejak 20 sampai 24 November 2020 warga Kota Gunungsitoli terpapar sebanyak 81 orang.

Dari 81 orang tersebut di atas setidaknya 51 orang KPPS kota Gunungsitoli, ujar Kadis Kominfo kota Gunungsitoli bapak Onahia Telaumbanua.

Penulis berharap semoga yang lagi dirawat 80 orang cepat sembuh dan kembali ketengah-tengah keluaraga serta tidak ada penambahan orang yang terpapar.

Kemudian KPPS yang telah terpapar covid 19, juga cepat sembuh atau diganti oleh KPUD kota Gunungsitoli agar mereka tidak menularkan kepada pemilih pada hari H tanggal 9 Desembar 2020. Data di atas sungguh menggelisahkan, apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk kota Gunungsoli tahun 2019 berjumlah 142.426 orang.

Tidak Berbanding Lurus

loading...

News Feed