oleh

Pemkot Gunungsitoli Tak Siap, Jenazah Covid-19 Terlantar

BERITA9, GUNUNGSITOLI – Malang benar nasib pasien Covid-19 yang wafat di Kota Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara, gegara Pemerintah Kota setempat tak siap dengan protokol lengkap pandemi, jenazah yang dinyatakan wafat terinfeksi Virus Covid-19, terlantar hingga 10 jam lebih belum dimakamkan.

Hingga berita ini dimuat, jenazah korban Covid-19 di Kota Gunungsitoli berinisial SM belum dapat di kebumikan. Hal ini terjadi karena belum tersedianya lahan pemakaman oleh Tim Gugus Covid 19 Kota Gunungsitoli.

Dari hasil informasi yang dikumpulkan tim BERITA9 dilapangan, korban Covid-19 berinisial SM diketahui sebagai warga Desa Miga Kecamatan Gunungsitoli meninggal sekitar pukul 03.30 WIB di RSU Gunungsitoli.

Usai dinyatakan meninggal dunia, terlihat jelas kepanikan dari pemerintah Kota Gunungsitoli yang kebingungan mengkebumikan jenazah SM karena lahan tempat pemakaman khusus korban Covid belum tersedia.

Sebelum ada korban meninggal dunia, Pemerintah Kota Gunungsitoli telah merencanakan lahan pemakaman korban Covid-19 di Desa Fadoro You Kecamatan Gunungsitoli, namun karena transaksi belum dilakukan oleh pemerintah kota kepada pemilik tanah.

Parahnya, saat dinyatakan ada korban meninggal gegara Covid-19, pemilik lahan tidak lagi berminat menjual tanahnya kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli. Entah apa alasannya masih belum diketahui. Ditambah dengan adanya penolakan oleh ratusan warga Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa dengan lokasi pemakaman Covid-19 tersebut.

Karena dirasa tak bisa membeli lahan, Pemkot pun melirik beberapa lokasi yang direncanakan untuk dijadikan lokasi pemakaman korban virus Covid-19.

Seperti tanah milik korban Covid-19 di Desa Dahana Kecamatan Gunungsiyoli mendapat penolakan keras oleh warga. Demikian juga di lokasi kependudukan SM di Desa Miga Kecamatan Gunungsitoli.

Kemudian Pemko Gunungsitoli mewacanakan atau merencakan di Taman Makam Pahlawan yang terletak di Desa Mudik, juga mendapatkan penolakan karena tidak memenuhi syarat sebagai lahan tempat pemakaman Covid-19 serta TMP khusus untuk pemakaman militer.

Hingga berita ini naik tayang, tim liputan masih berusaha menemui pejabat di Pemkot Gunungsitoli, namun belum ada yang berhasil dimintai konfirmasinya.

loading...

News Feed