oleh

Oknum Linmas Ditangkap Polresta Banyuwangi Usai Sebarkan ‘Suara Maling’

BERITA9, BANYUWANGI – Kepolisian Resort Kota Besar Banyuwangi mengamankan seorang oknum petugas Linmas asal Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, Khoirudin yang diduga telah menyebarkan potongan suara tentang ancaman gangguan kamtibmas melalui jejaring WhatApps Grup (WAG).

Khoirudin membagikan potongan suara yang berisi tentang pelaku kejahatan yang beraksi di wilayah Dusun Kampung Baru, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran.

Kampanye BERITA9 melawan virus covid-19

Dalam suara itu, Khoiruddin mengatakan bawah maling beraksi di Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, sehingga terjadi kejar-kejaran dengan warga. Kabarnya pencuri lari ke wilayah Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo dan beraksi di sana. Padahal di tiga daerah itu tidak ada peristiwa pencurian.

“Dalam rekaman suaranya yang disebar di WAG di dusunnya, Khoirudin meminta warga untuk waspada adanya aksi pencurian. Seolah-olah ada maling,” ujar Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin saat rilis online di Mapolresta Banyuwangi, Selasa (28/4/2020).

Masih kata Kombes Arman, “Khoirudin meminta kepada warga untuk mengejar maling itu di beberapa lokasi. Akibatnya, warga Dusun pun geger. Tak hanya sampai di Dusunnya, rekaman suara itu menyebar hingga di Desa dan Kecamatan,”

Baca Juga : Diam-Diam, Presiden Jokowi Datangi Rumah Warga Bagikan Sembako

Akibat perbuatannya, warga Desa dan sekitarnya resah. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku di rumahnya.

Menurut Arman, rekaman yang disebarluaskan itu tidak dapat dipertanggungjawabkan. Bukannya membikin tenteram justru memicu keresahan di kalangan masyarakat.

“Maksudnya baik tapi berimbas negatif. Warga yang sedang konsen mencegah penyebaran COVID-19 malah ditambah kepanikan gangguan kamtibmas yang ternyata tidak benar. Langsung kita amankan dan kita tetapkan sebagai tersangka. Karena membuat gaduh dan mentransmisikan isu yang tidak ada kebenarannya hingga meresahkan warga,” tambahnya.

Dalam rilis online itu, Khoirudin dihadirkan di Mapolresta Banyuwangi. Pria ini pun meminta maaf kepada warga Banyuwangi yang difasilitasi aparat Satreskrim Polresta Banyuwangi.

“Mohon maaf saya tidak ada niat untuk membuat gaduh, namun hanya membuat warga waspada,” akunya.

Baca Juga : Kades Tambong Banyuwangi: TKD Tidak Disewakan

Postingan yang dilakukannya berawal usai mengikuti rapat kamtibmas di balai Desa Wringinagung bersama jajaran perangkat desa. Ketika itu dibahas tentang kewaspadaan gangguan kriminal sehingga diperlukan pengamanan di pintu-pintu masuk dusun.

Sepulang rapat sekitar pukul 10.00 WIB, Khoirudin yang sedang istirahat mendapatkan informasi tentang maraknya aksi kejahatan selama Ramadhan. Kabar yang diterimanya menjelaskan pelaku kejahatan telah beraksi di dekat desanya.

Baca Juga : Catat Ya, Mulai 7 Mei Akses Masuk ke Jabodetabek Ditutup

“Karena baru rapat soal pengamanan kamtibmas, tanpa disaring saya bikin rekaman suara yang dibagikan ke grup WA Dusun Jatisari. Maksud saya agar warga waspada,” akunya. (red)

loading...

News Feed