Waspada Gelombang Tinggi, Ini Daftar Wilayah Terdampak

  • Bagikan

BERITA9, JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga enam meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 24 – 25 Mei 2022.

Peringatan dikeluarkan lantaran BMKG mendeteksi pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur Laut – Timur dengan kecepatan angin berkisar 5 – 15 knot.

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur – Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 – 20 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, Laut Jawa, Samudra Hindia Selatan Jawa dan Laut Arafuru.

Adapun rincian wilayah yang diwaspadai di antaranya;

  • Gelombang setinggi 1.25 – 2.50 meter
  1. Selat Malaka bagian utara
  2. Perairan timur Pulau Simeulue
  3. Selat Sape bagian selatan
  4. Selat Sumba
  5. Perairan Kupang
  6. Laut Sawu bagian utara
  7. Selat Ombai
  8. Laut Jawa
  9. Selat Makassar bagian selatan
  10. Laut Sumbawa
  11. Perairan selatan Kep. Sermata – Kep. Tanimbar
  12. Laut Timor
  13. Laut Arafuru
  14. Perairan Utara Jayapura
  15. Samudra Pasifik Utara Jayapura.
  • Gelombang setinggi 2.50 – 4.0 meter
  1. Perairan Utara Sabang
  2. Perairan Barat Aceh – P. Simeuleu,
  3. Perairan Bengkulu
  4. Samudra Hindia Barat Aceh
  5. Teluk Lampung bagian selatan
  6. Perairan P. Sawu – Rote
  7. Laut Sawu bagian selatan.
  • Gelombang tinggi 4.0 – 6.0 meter
  1. Perairan barat Kep. Mentawai
  2. Perairan P. Enggano
  3. Perairan Barat Lampung
  4. Samudra Hindia Barat P. Simeulue – Lampung
  5. Selat Sunda bagian barat – selatan
  6. Perairan selatan Jawa – P. Sumba
  7. Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan
  8. Samudra Hindia Selatan Jawa – NTT

BMKG mengingatkan potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” lanjut BMKG dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/5/2022). (*)

  • Bagikan