oleh

Saksi Sejarah Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi Meninggal Dunia

BERITA9, BANYUWANGI – Pelda KKO (Purn) Evert Julius Ven Kandouw, saksi sejarah pengangkat jenazah pahlawan revolusi di lubang buaya, dan juga salah satu tokoh penemu daerah latihan serangan khusus Intai Amfibi yang sekarang menjadi Puslatpurmar 7 Lampon, meninggal dunia.

Dia menghembuskan nafas terakhirnya sekira pukul 15.17 WIB di Rumah Sakit Al Huda, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

Pelaku pengangkatan mayat para jenderal pahlawan revolusi, Pelda (purn) Evert Julius Ven Kandou meninggal dunia dengan usia 82 tahun.

Kabar duka ini dibenarkan oleh Laksmarion Mol Kandau, anak ketiga Pelda KKO-AL Evert Julius Ven Kandou, Jumat (4/9/2020).

“Ayah kami telah dipanggil Tuhan. beliau wafat sekitar pukul 15.17 WIB,” ujarnya.

Untuk saat ini, kata Laksmarion, jenazah masih berada di rumah sakit Al Huda, Genteng. “Masih berada di RS Al Huda. Kita masih berunding dengan keluarga. Apakah dibawa ke rumah duka atau bagaimana,” imbuhnya.

Dirinya meminta doa kepada masyarakat yang mengenal almarhum. Tak hanya itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu selama Ven Kandau mengalami sakit. “Mohon doanya,” tegasnya.

Sekedar diketahui, Ven Kandau merupakan anggota Korps Komando Angkatan Laut (KKO-AL) itu sejak bulan Februari 2020 lalu terbaring di atas tempat tidur di rumahnya yang berada di Dusun Krajan, RT 01 RW 04, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.(red)


Reporter: Ahmad Sahroni.

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed