oleh

Menko Luhut : Jangan Jual Produk Asing

BERITA9, JAKARTA – Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan bahwa Pemerintah terus menggencarkan produk buatan Indonesia, terutama produk usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pemerintah, lanjut Luhut, akan terus membantu dan memfasilitasi segala sesuatunya, sepanjang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Kita buat yang terbaik untuk Indonesia, saya pasti bantu. Sekaligus kita bangun persatuan, ikutkan pula (UMKM) dari NTB, dan NTT, dan dari beberapa perwakilan. Jadi jangan fokus di Pulau Jawa saja. Kita tadi malam sudah buat insentif untuk UMKM, dan sedang kita siapkan,” ujar Menko Luhut di Jakarta, Sabtu (27/6/2020).

Luhut menjelaskan, Pemerintah ingin bertemu dengan mitra UMKM dari seluruh Indonesia supaya pemerintah dapat mengetahui keluhan atau kendala yang ada di lapangan, langsung dari para pelaku UMKM.

Kata Luhut, pengembangan start-up lokal yang masih ada kendala atau kekurangan, segera dibenahi. Dan, satu hal lagi, lanjutnya, kebanggaan untuk membawa nama Indonesia harus tetap dijunjung tinggi oleh para pelaku start-up lokal tersebut.

“Tapi merchant ini buatan Indonesia ya, jangan dagang buatan (negara) lain. Agar kita sambil mendidik mengenai kualitas packaging dan barang, karena itu menyangkut kredibilitas, seperti desain bisa diperbaiki kan,” pungkasnya.

Menurut data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) diakhir tahun 2019 dan pertengahan tahun 2020 ini, tercatat sekitar 3,79 juta UMKM sudah memanfaatkan platform online dalam memasarkan produknya.

Jumlah tersebut terbilang masih sangat kecil yakni hanya berkisar 8 persen dari total pelaku UMKM yang ada di Indonesia, yang jumlahnya mencapai 59,2 juta.

Untuk menumbuhkan jumlah pelaku UMKM yang berselancar di dunia maya, Kemenkop UKM dan Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama dengan para pelaku e-commerce menggagas program bertajuk 8 Juta UMKM Go Online beberapa waktu lalu.(red)

loading...

News Feed