oleh

Menanti Akhir Patgulipat Proyek Pasar Induk Wonosobo

BERITA9, JAKARTA – Kasus pemutusan kontrak sepihak proyek renovasi pasar Wonosobo terus bergulir. Usai kalah di Pengadilan Negeri (PN) Wonosobo, penggugat PT. Tirta Dhea Addonnics Pratama (TDAP) mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Tengah.

“Putusan majelis hakim itu ngawur, amar putusannya jauh dari pokok sengketa. Penerapan pasal-pasal yang ditetapkan majelis hakim semuanya ngawur,” kata kuasa hukum PT. TDAP, Rusmin Effendy kepada BERITA9, Selasa (15/9/2020).

Sebagai contoh, lanjut Rusmin, majelis hakim memakai pasal hutang piutang dalam perkara pemutusan kontrak sepihak, padahal yang dilakukan Pemkab Wonosobo itu wanprestasi alias melanggar janji.

Kata Rusmin, polemik hukum kliennya melawan Pemkab Wonosobo sebenarnya ada dua pokok perkara. Pertama soal pemutusan sepihak kontrak proyek pasar induk dan kedua penetapan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM yang measukan PT. TDAP dalam daftar hitam (blacklist).

Dalam perkara blacklist, kata Rusmin, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang memenangkan gugatan kliennya yang menyatakan surat blaclist Pemkab Wonosobo itu harus dicabut karena bertentangan dengan hukum

“Kalah di Semarang, mereka banding, di Pengadilan Tinggi TUN Surabaya klien kami menang, mereka sekarang lagi kasasi. Insya Allah di MA kami akan menang karena kami berdasarkan fakta hukum,” kata Rusmin.

Proyek Bancakan

Dari informasi yang dihimpun BERITA9, sejatinya renovasi pasar Induk Wonosobo telah di nanti banyak pihak. Sebab, di pasar itu roda perekonomian rakyat berputar secara dinamis. Terlebih kebanyakan para pedagang berasal dari ekonomi menengah yang menyediakan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Namun sayangnya, ada kabar miring bahwa proyek itu dijadikan bahan bancakan sejumlah oknum pejabat Pemkab Wonosobo. Salah satu yang teranyar, laporan Rusmin Effendy ke Polda Jawa Tengah tentang adanya dugaan permintaan fee yang dilakukan oleh oknum pejabat pembuat komitmen (PPK).

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed