Gus Yahya Ketua Umum PBNU 2021-2026

  • Bagikan
Gus Yahya terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2021-2025 menggantikan KH Said Aqil Siroj. (Foto: Yusri/BERITA9)

BERITA9, LAMPUNG – KH Yahya Cholil Staquf ditetapkan sebagai ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) setelah unggul dalam perhitungan suara hari ini, Jum’at (24/12/2021).

Gus Yahya mengungguli calon petahana KH Said Aqil Siroj dalam perhitungan suara yang berjalan dengan khidmat.

Gus Yahya mampu mengungguli Kiai Said dengan perolehan suara sebanyak 337, sedangkan Kiai Said mengumpulkan suara 220 suara dan 1 suara dinyatakan batal.

Baca Juga: KH. Yahya Cholil Staquf Ketua Umum PBNU Hasil Muktamar Ke-34 Lampung

Jumlah suara keseluruhan dari Muktamirin sebanyak 548 suara. Yang berasal dari pengurus wilayah, pengurus cabang dari seluruh Indonesia.

Sebelumnya dalam sidang Ahwa ditetapkan KH. Miftahul Akhyar sebagai Rais Aam.

Sebelum pemilihan Ketua Umum PBNU, telah ditetapkan KH. Miftahul Akhyar sebagai Rais Aam periode 2021-20215 ahlul halli wal aqdi (AHWA) yang terdiri dari 9 orang Kiai senior yang dipilih oleh para peserta muktara (muktamirin).

Pasal 40 AD/ART NU yang berbunyi, “Rais Aam dipilih secara langsung melalui musyawarah mufakat dengan sistem ahlul halli wal aqdi (AHWA)”.

Menurut pasal tersebut, AHWA terdiri dari sembilan ulama yang ditetapkan secara langsung dalam muktamar. Kriteria utama yang dipilih menjadi AHWA ialah berakidah ahlussunah wal jama’ah annahdliyah, bersikap adil, alim, memiliki integritas, moral, tawadhu, berpengaruh, dan memiliki pengetahuan untuk memilih pemimpin yang munadzdzim dan muharrik, serta wara’ dan zuhud

Kiai Miftah dan Gus Yahya akan berkhidmat di NU untuk masa jabatan 2021-2025. (*)

  • Bagikan